Rabu, 04/07/2012 20:44 WIB
Prof Ronny Nitibaskara: Gagal Adaptasi, Terisolasi, & Marah Picu Bunuh Diri
Ini bukan pertama kalinya seorang ibu bunuh diri dengan mengajak serta anaknya. Bunuh diri kerap kali tidak disebabkan single factor, melainkan banyak faktor yang bertumpuk.
"Ada beberapa sebab seseorang bunuh diri. Bisa karena gagal beradaptasi, merasa terisolasi, dan marah atau permusuhan," ujar kriminolog Prof Dr Ronny Nitibaskara.
Berikut ini wawancara detikcom dengan akademisi UI ini, Rabu (4/7/2012):
Di Bogor Tengah ada ibu bunuh diri dengan terjun ke sungai sambil menggendong anak balitanya. Menurut Anda, mengapa seorang ibu nekat mengakhiri hidupnya?
Ada beberapa sebab seseorang bunuh diri. Bisa karena gagal beradaptasi, merasa terisolasi, dan marah atau permusuhan. Yang pertama, soal kegagalan beradaptasi itu bisa membuat seseorang tidak mampu menghalangi stres. Mungkin bisa terjadi karena dia ada masalah dengan suaminya, tidak bisa menghidupi anaknya dan sebagainya. Soal ini tidak melulu sebatas hubungan keluarga, tapi juga sekolah, dan sebagainya.
Kedua, perasaan terisolasi yang bisa terjadi dalam hubungan interpersonal, dengan orang yang disayangi. Entah itu suami, dia ditinggal, dimusuhi orang lain. Kemudian dia memutuskan bunuh diri. Nah, karena tidak mampu menghidupi anaknya lalu mati sama-sama.
Ketiga, marah atau permusuhan. Bunuh diri itu juga merupakan hukuman yang ditujukan kepada diri sendiri. Karena dia kesal pada dirinya sendiri lantaran tidak bisa menyelesaikan masalah maka dia memutuskan untuk bunuh diri.
Perempuan lebih rentan bunuh diri?
Sebenarnya tergantung pada masing-masing orang. Tapi cara mengakhiri keputusasaan laki-laki dan perempuan punya kecenderungan berbeda. Sebagian wanita yang mencoba bunuh diri, biasanya 'meluangkan' untuk diselamatkan. Mislanya dia cuma minum racun setengah dibanding laki-laki yang minum utuh sebotol.
Sepertinya wanita masih menyisakan sedikit harapan hidup. Masih berharap diselamatkan. Karena ini pria yang tewas bunuh diri tiga kali lebih banyak dari perempuan.
Nah, kalau ibu itu bunuh diri dengan bawa bayinya, itu sudah nekat karena banyak alasan yang banyak seperti saya katakan tadi.
Kemiskinan tidak serta merta membuat orang kehilangan harapan?
Tentu tidak. Banyak orang miskin, dan tidak semua bunuh diri. Karena masing-masing memiliki tekanan yang beda, tidak sama. Pria dan wanita juga tekanannya berbeda.
Kalau ibu itu masih menyisakan satu anak lainnya, tidak diajak bunuh diri, mungkin karena dia berharap bisa dipungut orang lain dan dibesarkan orang lain. Sedangkan kalau anaknya yang kecil, dia merasa tidak bisa hidup tanpa ibunya.
Bunuh diri lebih banyak dilakukan oleh orang yang ekonominya lemah?
Di Amerika bisa rendah bisa tinggi. Kalangan militer Amerika banyak ditemukan kasus bunuh diri dan itu lebih banyak dilakukan Komandannya ketimbang bawahannya. Para profesional juga banyak yang melakukan bunuh diri.
Sedangkan di Jepang harakiri banyak dilakukan bawahan untuk menjaga nama baik atasan. Di Jepang dulu ada menteri yang terbongkar kasus skandal korupsinya, tapi yang bunuh diri sekretaris pribadinya.
Sedangkan di Indonesia memang banyak yang bunuh diri dari ekonomi kalangan bawah. Karena tekanan ekonomi.
Biasanya bunuh diri itu dilakukan tiba-tiba saja atau terencana matang?
Biasanya tiba-tiba. Seperti mahasiwa di luar negeri, dia gagal bersaing dengan teman lalu bunuh diri.
Bunuh diri bisa dicegah kan melalui upaya preventif?
Di Amerika itu ada yang namanya badan yang mengkoordinasikan informasi pencegahan teknik bunuh diri. Di Indonesia sebenarnya angka bunuh diri relatif rendah. Tapi perlu juga semacam konseling, hotline, bagi mereka yang frustasi dan depresi. Itu ada di luar negeri.
Bunuh diri bisa 'menular'?
Kalau cara merampok, cara mencuri bisa menular. Tapi kalau bunuh diri saya kira tidak. Kecuali di daerah tertentu, ketika ada aliran-aliran kepercayaan yang mempercayai bunuh diri sebagai bagian dari kepercayaannya, terlihat 'menular'.
(vit/rmd)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
51 Orang Tewas Akibat Tornado di Oklahoma
593 share this. -
21 Mei 1998 Soeharto Tumbang, Apa Kabar Gelar Pahlawan?
547 share this. -
Kemendikbud Ajukan Anggaran Rp 829 miliar untuk Kurikulum 2013
462 share this. -
Kepada Presiden Myanmar, Obama Minta Kekerasan Terhadap Muslim Dihentikan
441 share this. -
Kunjungi Longsor PT Freeport, Rombongan DPR Masuk Sampai Terowongan
417 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Wawancara Terbaru
Indeks Wawancara ยป
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
-
Senin, 13/05/2013 12:52 WIB
Ahok Soal Waduk Pluit: Jadi, Siapa yang Langgar HAM?
-
Senin, 06/05/2013 09:41 WIB
Hakim Agung Supandi: Eksekusi Susno, MA Dijadikan Keranjang Sampah
-
Kamis, 02/05/2013 18:03 WIB
Adrianus Meliala Soal Susno: Orang yang Sengaja Melindungi, Bodoh
-
Kamis, 02/05/2013 13:46 WIB
Hakim Konstitusi Arief: Bayar di Bawah UMR, Pengusaha Tak Bisa Dipidana
-
Selasa, 21/05/2013 12:52 WIB
Ini Dia Darin Mumtazah, Pelajar yang Dekat dengan Luthfi Hasan
-
Selasa, 21/05/2013 13:22 WIB
Tetangga Lihat Luthfi Hasan Kerap Sambangi Rumah Darin dan Menginap
-
Selasa, 21/05/2013 12:32 WIB
Abdul Kenal Wanita Pemotong Kelaminnya dari 'Salah Sambung' 4 Bulan Lalu
-
Selasa, 21/05/2013 12:48 WIB
PKS Diminta Dibubarkan, Anis Matta Angkat Bicara
-
Selasa, 21/05/2013 13:10 WIB
Abdul Gauli Wanita Pemotong Kelaminnya 2 Kali
-
Selasa, 21/05/2013 11:50 WIB
Remas Payudara 4 Mahasiswi, Dosen di Pematangsiantar Dilaporkan ke Polisi
-
Selasa, 21/05/2013 13:22 WIB
Lagi, Pesawat Militer AS Mendarat di Aceh
-
Selasa, 21/05/2013 13:43 WIB
Kelamin Abdul Dipotong NN dengan Cutter
-
356 Komentar
-
235 Komentar
-
229 Komentar
-
210 Komentar
-
209 Komentar
-
207 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
15 Tahun Reformasi
Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,848.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 11:57 WIB
Diperiksa KPK, Luthfi Hasan Jawab Soal 'Fusthun' dengan Senyuman
-
Selasa, 21/05/2013 11:56 WIB
Bareskrim Selidiki Pengakuan Aiptu Labora Jadi 'ATM' Atasannya
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
