detikcom
Rabu, 04/07/2012 10:16 WIB

Anas Bersyukur Keterangannya Dinilai Bermakna oleh KPK

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum bersyukur keterangannya di KPK dinilai berharga. Dia senang keterangannya pada minggu lalu akan segera ditindaklanjuti.

"Saya bersyukur karena keterangan yang saya sampaikan minggu lalu dinilai bermakna, didengar. Saya membaca keterangan dari jubir KPK bahwa keterangan saya akan segera ditindaklanjuti lebih jauh," ujar Anas sebelum diperiksa KPK di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2012).

Dalam pemeriksaan hari ini, Anas mengenakan batik coklat. Anas disambut oleh rekannya di PD yaitu Andi Nurpatti, I Gede Pasek Suardika, dan Denny Kailimang.

Menurut mantan anggota KPU itu, keterangannya pada pemeriksaan minggu lalu akan diperiksa KPK untuk menelusuri lebih jauh kasus Hambalang.

"Keterangan saya akan diperiksa KPK untuk menelusuri lebih jauh atas kasus yang disebut Hambalang," kata dia.

Nama Anas di kasus Hambalang ini, awalnya muncul dari Nazaruddin. Mantan bendahara umum PD ini 'bernyanyi' Anas ikut terlibat di proyek pembangunan sarana olahraga di Bogor ini. Uang proyek Hambalang disebut Nazaruddin mengalir untuk Kongres PD di Bandung pada 2010 yang dimenangi Anas.

Kemudian politikus PD Ignatius Mulyono yang menyebut Anas pernah memintanya membantu mengurus sertifikat Hambalang ke BPN. Ignatius adalah anggota Komisi II yang juga mitra BPN.

Anas sudah membantah menerima aliran dana yang dituduhan. Dia bahkan bersumpah tidak menerima satu rupiah pun dari proyek Hambalang. Untuk membuktikannya, Anas bahkan menyatakan siap digantung di Monas.


Simak Rangkuman Beragam Peristiwa Penting dan Menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 01.00 WIB Hanya di TransTV

(nik/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000