detikcom
Rabu, 04/07/2012 10:01 WIB

Demokrat Siap Hadapi Kemungkinan Terburuk Terkait Pemeriksaan Anas

Moksa Hutasoit - detikNews
Andi Nurpati
Jakarta - Untuk kedua kalinya Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dimintai keterangannya oleh KPK dalam kasus Hambalang. Partai Demokrat siap menghadapi kemungkinan paling buruk sekalipun terkait hasil pemeriksaan tersebut.

"Apapun kemungkinannya tentu siap," kata jubir Demokrat, Andi Nurpati, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (4/7/2012).

Demokrat, lanjut Andi, tidak akan melakukan intervensi terkait pemeriksaan ini. Partainya akan menyerahkan sepenuhnya soal status Anas kepada KPK.

"Meskipun kita berharap tidak (tersangka)," lanjutnya lagi.

Andi belum bisa mengetahui materi apa yang nantinya bakal ditanya kepada Anas. Bisa saja pemeriksaan lanjutan atau ada keterangan Anas yang masih diperlukan.

"Saya kira dengan kehadiran beliau di KPK ini adalah bagian dari akomodatifnya beliau menghadapi proses ini," tandasnya.

(mok/rmd)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    45%
    Kontra
    55%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel