Rabu, 04/07/2012 09:55 WIB
Ribuan Petani Tembakau Demo, Jl Merdeka Barat Ditutup & Lalin Dialihkan
"Kita tutup lalu lintasnya karena yang mengikuti demo banyak," kata Kasat Lantas Jakarta Pusat AKBP I Gusti Ketut Suarta kepada detikcom, Rabu (4/7/2012) pukul 09.30 WIB.
Ketut mengatakan, petugas menutup Jl Medan Merdeka Barat di sekitar RRI. Kendaraan yang hendak melintas di Jl Medan Merdeka Barat dibelokkan ke kiri di samping Gedung RRI.
"Dibelokkan ke kiri lalu dari sana bisa ke arah Tanah Abang. Sedangkan yang dari arah Harmoni ke arah Monas dibelokkan ke arah Jl Juanda," katanya.
Ketut mengatakan, lalu lintas bus TransJ yang melewati Jl Medan Merdeka Barat juga dialihkan petugas.
Ketut mengatakan, petugas sudah bersiaga di lokasi demonstrasi tersebut. "Sudah banyak, kita dari Lantas saja kekuatannya 200 orang belum ditambah yang lain," katanya.
Aksi demo hari ini merupakan kelanjutan dari aksi yang menyasar Kemenkes dan Kemenkum HAM di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, pada Selasa kemarin. Pendemo mendesak pemerintah tidak mengesahkan RPP Pengendalian Tembakau, karena khawatir akan mempengaruhi kesejahteraan mereka. Sedangkan Kemenkes menegaskan, RPP itu akan melindungi kesehatan masyarakat - utamanya anak-anak - dari dampak negatif tembakau/rokok.
(nal/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Ini Instruksi SBY Terkait Masalah Gunung Padang dan Lumpur Lapindo
821 share this. -
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
657 share this. -
Rekening Gendut Aiptu LS, Berapa Gaji Normal Polisi Berpangkat Aiptu?
637 share this. -
Gita Wirjawan Upayakan Harga Daging Tetap Stabil saat Ramadhan
586 share this. -
Ingin Lomba Paduan Suara di Hongkong, Mahasiswi UNS Minta Dibantu Jokowi
536 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 19/05/2013 14:31 WIB
Diundang Ahok Jamuan Makan Siang, Komnas HAM Belum Tampak
-
Minggu, 19/05/2013 14:24 WIB
Curi Motor di Kemanggisan, Wisnu Diringkus Polisi
-
Minggu, 19/05/2013 14:18 WIB
Uang Fathanah Mengalir ke 20 Wanita, Sefti: Yang Penting Bapak Sudah Tobat
-
Minggu, 19/05/2013 13:40 WIB
22 Orang Masih Terjebak Longsor, PT Freeport Diminta All Out Evakuasi
-
Minggu, 19/05/2013 13:34 WIB
Tak Hanya Sita Motor, Polisi Juga akan Tahan Pebalap Liar
-
Minggu, 19/05/2013 13:04 WIB
Ogah Rugi, 16 RS Swasta di DKI Mundur dari Pelayanan KJS
-
Minggu, 19/05/2013 12:24 WIB
Korban Diperkosa Geng Motor Klewang Karena Tak Bayar 'Pajak Preman'
-
Minggu, 19/05/2013 14:14 WIB
Uang Fathanah Mengalir ke 20 Wanita, Sefti: Yang Penting Bapak Sudah Tobat
-
Minggu, 19/05/2013 12:54 WIB
Massa 'Jokowi Presidenku 2014' Aksi di Bundaran HI
-
Minggu, 19/05/2013 14:27 WIB
Diundang Ahok Jamuan Makan Siang, Komnas HAM Belum Tampak
-
Minggu, 19/05/2013 11:05 WIB
Ketika Ketua Komnas HAM Ditanya Andai Jadi Jokowi Soal Waduk Pluit
-
Minggu, 19/05/2013 13:34 WIB
Tak Hanya Sita Motor, Polisi Juga akan Tahan Pebalap Liar
-
Minggu, 19/05/2013 11:49 WIB
Polisi Depok Tangkap 66 Orang Geng Motor, Termasuk 5 Siswi
-
446 Komentar
-
261 Komentar
-
229 Komentar
-
226 Komentar
-
224 Komentar
-
210 Komentar
-
204 Komentar
-
201 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Minggu, 19/05/2013 08:20 WIB
Ini Aturan yang Melarang Anggota Polri Berbisnis
-
Minggu, 19/05/2013 06:27 WIB
Rekening Gendut Aiptu LS, Berapa Gaji Normal Polisi Berpangkat Aiptu?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
