detikcom
Rabu, 04/07/2012 08:03 WIB

Investor Taiwan Siap Insvestasi Rp 30 T di Morotai

Andi Saputra - detikNews
Jakarta - Geliat Sail Morotai 2012 mengundang investor berbagai negara untuk menanamkan dananya di Kepulauan Maluku ini. Sebab pulau yang baru menjadi kabupaten 3 tahun ini belum memiliki sarana prasarana memadai sebagai kota pelabuhan.

"Kita sudah beberapa kali diundang ke Taiwan. Mereka akan membangun kota perikanan. Investasi antara Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliun," kata Gubernur Maluku Utara (Malut) Thaib Armaiyn di Pulau Morotai, Rabu (4/7/2012).

Namun demikian, Thaib berharap investor dari dalam negeri yang lebih banyak menanamkan modalnya di Pulau Morotai. Hingga saat ini baru ada 2 investor dalam negeri yang sudah mulai melakukan aktivitas investasi. Salah satunya sedang mengembangkan kawasan kota mandiri di Pulau Morotai.

"Dari dalam negeri baru 2. Saya berharap banyak investor dalam negeri yang lebih tertarik," ujar Thaib.

Untuk membuka kawasan lebih dinamis, bandar udara militer setempat, Pitu, telah membuat MoU dengan Pemda untuk meningkatkan layanan. Diharapkan layanan bisa maksimal untuk penerbangan komersil sehingga akses semakin mudah.

"Pulau ini dikenal karena tiga hal. Pertama di sinilah pertama kali orang Eropa mendarat di Indonesia. Kedua, di sinilah mendaratnya tentara Sekutu dalam Perang Dunia II. Dan ketiga, perebutan Irian Barat juga di Pulau Morotai sebagai basecamp para tentara, sebelum menyerang ke Papua dalam peristiwa Trikora," kisah Thaib.

Sebagai pulau yang banyak meninggalkan jejak Perang Dunia II, di pulau ini juga akan dibangun Museum Perang Dunia II. Amerika Serikat akan memberikan data dan sumbangan terkait sisa sejarah perang di pulau tersebut.

"Tanah Morotai sudah dibawa ke Amerika Serikat sebagai simbol untuk disimpan di sana. Kami juga sudah berkunjung ke Amerika Serikat untuk memperbincangkan masalah museum ini," beber Thaib.

Sail Morotai akan digelar pada September 2012 dengan menghabiskan dana lebih dari Rp 80 miliar.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(asp/ahy)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%