Polisi selidiki dana kampanye Sarkozy
Nicolas Sarkozy membantah tuduhan menerima sumbangan ilegal dalam kampanye 2007
Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy diduga terlibat kasus dana kampanye dalam pemilihan presiden 2007 lalu.
Polisi Prancis mulai melakukan penggeledahan tempat kediaman dan kantor Sarkozy sebagai bagian dari pemeriksaan.
Sebuah kantor hukum yang sahamnya milik Sarkozy juga digeledah, seperti disebutkan dalam laporan.
Penyelidikan ini berkaitan dengan tuduhan bahwa Sarkozy menerima dana kampanye ilegal dalam pilpres 2007 lalu, dari perempuan terkaya di Prancis, Liliane Bettencourt.
Sebelumnya, Sarkozy telah membantah telah melakukan kesalahan.
Dia berada di Kanada bersama dengan kuasa hukumnya, Thierry Herzog, seperti diberitakan Kantor Berita AFP.
Dalam pemilihan presiden Mei lalu, Sarkozy kalah dari saingannya dari kubu sosialis, Francois Hollande. Kekebalannya terhadap hukum berakhir pada 16 Juni lalu.
Kantor Bettencourt dituduh menyumbang dana kampanye sebesar puluhan ribu euros bagi Sarkozy.
Peraturan di Prancis menyebutkan sumbangan dana kampanye dari individu dibatasi sampai 4.600 euros atau sekitar Rp. 54 juta rupiah.
"Ini merupakan serangan... seperti yang diperkirakan akan terbukti sia-sia," kata Herzog dalam pernyataannya.
Bohong dan fitnah
Sebuah penyelidikan dilakukan untuk membuktikan klaim bahwa staf ahli waris perusahaan LOreal, Liliane Bettencourt, memberikan sumbangan secara tunai sebesar 150.000 euros atau Rp 1,7 milliar, kepada ajudan Sarkozy pada tahun 2007, ketika dia berkampanye sebagai capres.Mantan akuntan Bettencourt, Claire Thibout, menuduh penggalang dana kampanye Sarkozy, Eric Woerth mengumpulkan sumbangan secara perorangan. Woerth merupakan mantan menteri keuangan pada kabinet Sarkozy.
Kemudian, ada tiga saksi lain yang menuduh bahwa semala masa kampanye 2007, Sarkozy melakukan kunjungan pribadi ke kediaman Bettencourt selama beberapa hari.
Tetapi, Herzog mengatakan bahwa rincian agenda harian Sarkozy dari masa dia menjabat sebagai menteri dalam negeri dan dikawal polisi kemana pun dia pergi, akan membuktikan bahwa klaim bahwa mantan presiden itu menghadiri pertemuan itu tidak terjadi.
Penyelidikan kriminal terhadap Eric Woerth telah dilakukan.
Dakwaan kasus ini berkaitan dengan klaim yang menyebutkan bahwa Woerth menggunakan pengaruhnya sebagai menteri untuk melindungi manajer keuangan Bettencourt.
Tetapi dia belum diperiksa terkait dengan penyelidikan dana kampanye ilegal.
Mantan presiden Prancis mengecam tuduhan itu dan menyebutkannya sebagai kehohongan dan fitnah.
(bbc/bbc)
-
Minggu, 19/05/2013 13:27 WIB
500 Benda Seni Dicuri Tak Ketahuan Rimbanya Pasca Sang Kolektor Mangkat
-
Minggu, 19/05/2013 13:24 WIB
Ayah Wamenlu Suriah Diculik
-
Minggu, 19/05/2013 10:37 WIB
Politisi perempuan pakistan ditembak
-
Sabtu, 18/05/2013 23:06 WIB
Perempuan Saudi taklukkan puncak Everest
-
Sabtu, 18/05/2013 18:04 WIB
Taiwan tarik penyelidik dari Filipina
-
Senin, 20/05/2013 03:42 WIB
Ini Pengakuan Komandan Milisi yang Memakan Jantung Tentara Suriah
-
Senin, 20/05/2013 04:56 WIB
Polri Tugasnya untuk Kemanusiaan, Bukan Berbisnis!
-
Senin, 20/05/2013 05:43 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Penganiyaan Anggota Narkoba Mabes Polri
-
Senin, 20/05/2013 04:11 WIB
Pencopet Tewas Tertabrak Busway usai Beraksi di Bogota
-
Senin, 20/05/2013 03:36 WIB
Diduga Mengantuk, Nissan X-Trail Kecelakaan di Tol Dalam Kota
-
Senin, 20/05/2013 03:00 WIB
Kehabisan Bensin, Pencuri Motor Dibekuk Polisi Usai Beraksi
-
Senin, 20/05/2013 02:18 WIB
Banjir Masih Genangi Citraland Grogol, Lalin Padat Merayap
-
Minggu, 19/05/2013 15:38 WIB
Sefti: Yang Rp 10 Juta Saja Hubungan Intim, Apalagi yang Ratusan Juta
-
346 Komentar
-
232 Komentar
-
228 Komentar
-
210 Komentar
-
209 Komentar
-
208 Komentar
-
201 Komentar
-
173 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
- Rp 2,837.000
- Rp .000
-
Minggu, 19/05/2013 18:02 WIB
Polda Metro Resmi Menahan WN Nepal Penabrak Warga Hingga Tewas
-
Minggu, 19/05/2013 17:28 WIB
Aiptu Labora Dijerat Pasal Pencucian Uang dan Undang-Undang Kehutanan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks

.gif)
Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.

