detikcom
Rabu, 04/07/2012 07:33 WIB

Anas Siap Datang ke Gedung KPK

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Anas Urbaningrum rencananya akan kembali menjalani pemeriksaan KPK terkait kasus Hambalang. Anas diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan ini adalah yang kedua kali.

"Kami sudah terima surat panggilan. Anas pasti datang," kata Firman melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (3/7), saat dikonfirmasi perihal pemeriksaan.

Anas sesuai jadwal di KPK diperiksa, Rabu (4/7/2012). Anas diperiksa terkait posisinya yang pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD).

Nama Anas di kasus Hambalang ini, awalnya muncul dari Nazaruddin. Mantan bendahara umum PD ini 'bernyanyi' Anas ikut terlibat di kasus Hambalang. Uang proyek Hambalang disebut Nazaruddin mengalir untuk kongres di Bandung.

Kemudian politikus PD Ignatius Mulyono yang menyebut Anas pernah memintanya membantu mengurus sertifikat Hambalang ke BPN. Ignatius adalah anggota Komisi II yang juga mitra BPN.

Anas sudah membantah menerima uang. Dia bahkan bersumpah tidak menerima satu rupiah pun dari proyek Hambalang. Anas bahkan menyatakan siap digantung di Monas.


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(ndr/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close