Rabu, 04/07/2012 06:27 WIB
Angkot Bebas Rokok, LSM: Tugas Sopir Lindungi Penumpang dari Asap Rokok
"Sopir angkotlah yang seharusnya memberikan perlindungan kepada penumpangnya, termasuk dari bahay asap rokok, kalau ada penumpang yang merokok, sopir harus tegas melarangnya," kata Direktur TCSC, Dr Alex Papilaya, kepada detikcom, Selasa (3/7/2012).
Selain itu, imbuh Alex, sopir angkot sudah seharusnya sadar dalam memberikan pelayanan yang baik dan memahami bahaya asap rokok bagi penumpang atau pengguna jasa angkutan umum.
DIa menjelaskan, angkutan umum merupakan salah satu kawasan yang masuk dalam Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Angkot yang memiliki ruang terbatas, menurutnya, tentu sangat berbahaya bila ada penumpang yang menyulut batang rokoknya, karena penumpang lain otomatis akan menjadi perokok pasif.
"Perokok pasif 3 kali lebih tinggi risikonya dari perokok aktif," ujar Alex.
Alex berharap langkah pemerintah terkait larangan merokok di dalam angkot tidak hanya hangat di awal, tapi juga terus dilakukan, termasuk pemberian sanksi tegas kepada para sopir angkot atau penumpang yang tertangkap tangan merokok.
"Sekarang tugas dari wali kota dan gubernur bagaimana melaksanakan dan memonitor aturan tersebut," terangnya.
20 petugas Dishub DKI Jakarta dibantu pegawai Pemprov DKI melakukan razia sekaligus sosialisasi di Terminal Senen, Jakarta Pusat, terkait larangan merokok di dalam angkot, Selasa (3/7/2012)
Jika ada sopir dan kondektur kedapatan merokok, di dalam kendaraan berbau asap rokok, dan ada puntung rokok, mereka diminta keluar. Setelah itu mereka akan dibawa ke meja laporan di depan kantor Terminal Senen untuk membuat berita acara pengawasan (BAP).
Jika mereka membandel, tetap merokok di angkutan umum, maka bisa diberi sanksi berupa pencabutan izin sementara. Sanksi paling tinggi yang dikenakan adalah pencabutan izin usaha.
(ahy/ahy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Kasus Kredit Fiktif BJB
183 share this. -
Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan 170 Kg Ganja di Aceh
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 01:40 WIB
Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan 170 Kg Ganja di Aceh
-
Kamis, 23/05/2013 00:45 WIB
Kejagung Tahan 2 Tersangka Kasus Kredit Fiktif BJB
-
Kamis, 23/05/2013 00:44 WIB
Sebelum Gantung Diri, Ateng Berniat Cerai dengan Istrinya
-
Kamis, 23/05/2013 00:23 WIB
Tak terbukti Terlibat Beli 2 Butir Ekstaksi, 4 Sekawan Divonis Bebas
-
Kamis, 23/05/2013 00:11 WIB
Caleg di Sultra Tewas Usai Rebutan Nomor Urut, PAN Serahkan ke Polisi
-
Kamis, 23/05/2013 00:44 WIB
Sebelum Gantung Diri, Ateng Berniat Cerai dengan Istrinya
-
Rabu, 22/05/2013 11:25 WIB
5 Pengakuan Mengejutkan Pelaku Pemotongan Kelamin Abdul Muhyi
-
Rabu, 22/05/2013 09:29 WIB
4 Cerita 'Hubungan Rahasia' Darin Mumtazah dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
-
Kamis, 23/05/2013 00:11 WIB
Caleg di Sultra Tewas Usai Rebutan Nomor Urut, PAN Serahkan ke Polisi
-
Rabu, 22/05/2013 11:41 WIB
3 Siswa SMP yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan Sempat Mau Disuap Pelaku
-
Rabu, 22/05/2013 13:29 WIB
Ini Abdulrahman, Bocah SMP Heroik Penolong Korban Percobaan Perkosaan
-
Kamis, 23/05/2013 02:21 WIB
Seorang Pria Jadi Korban Kekerasan Geng Motor di Medan
-
537 Komentar
-
362 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
213 Komentar
-
211 Komentar
-
162 Komentar
-
146 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:48 WIB
Pasca Tornado, Menlu RI Ingatkan WNI di Oklahoma Tetap Waspada
-
Rabu, 22/05/2013 16:27 WIB
Cerita Politikus PKS Tamsil Linrung Soal Kenakalan Fathanah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
