Rabu, 04/07/2012 02:52 WIB

WHO: Penyakit Misterius Tewaskan 60 Anak di Kamboja

Sukma Indah Permana - detikNews
Phnom Penh - Sebuah penyakit tidak dikenal menewaskan 60 anak di Kamboja dalam 3 bulan. Hal ini disampaikan oleh World Health Organization (WHO).

"Dalam data WHO, angka kematian akibat penyakit ini mencapai 60 kasus dan semuanya adalah anak-anak," kata Dr Nima Asgari, Spesialis Kesehatan Pulik untuk PBB di Kamboja, seperti dilansir oleh Asia One, Selasa, (4/7/2012).

Kasus pertama dilaporkan pada bulan April lalu. WHO bersama pemerintahan Kamboja masih terus melakukan identifikasi terhadap penyakit ini.

"WHO sedang bekerja bersama Kementrian Kesehatan Kamboja untuk mengidentifikasi kasus dan alur penyebaran dari penyakit ini," ungkapnya.

Asgari mengatakan proses investigasi ini masih berada di tahap awal dan masih sulit untuk menentukan gejala-gejalannya. Di antara gejala yang ditemukan adalah demam tinggi, sakit di bagian dada, dan pada beberapa anak ditemukan tanda-tanda kerusakan syaraf.

"Sampai saat ini belum ada laporan maupun tanda-tanda penularan dari penyakit ini. Namun tingkat kematian yang tinggi dalam waktu yang singkat, sangat mengkhawatirkan," tambahnya.

Pihak Kementerian Kesehatan Kamboja masih belum bisa dimintai keterangan mengenai hal ini.

(ahy/ahy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel