Kejanggalan kapal pesiar mulai terkuak
Costa Concordia tenggelam di lepas pantai Pulai Giglio pada Januari 2012.
Laporan yang bocor dari penyelidikan tenggelamnya kapal pesiar Costa Concordia mengungkapkan kotak hitam mungkin tidak berfungsi pada saat kecelakaan.
Wartawan BBC di Roma Alan Johnston melaporkan di setiap tahapan penyelidikan kapal pesiar yang terbalik dan tenggelam di lepas Pulau Giglio, Italia pada Januari 2012, informasi seputar penyelidikan selalu bocor.
Informasi itu sekarang sampai di tangan media. Menurut salah satu koran terbesar di Italia Corriere delle Sera, data penting tidak ada saat ini.
"Kotak hitam kapal seharusnya menyimpan semua jenis informasi yang bisa membantu menjelaskan bagaimana bencana terjadi," lapor Alan Johnston.
Namun koran Corriere delle Sera mengatakan kotak hitam tidak berfungsi ketika kapal berlayar.
"Oleh karena itu, penyelidikan harus menggantungkan pada data yang dikumpulkan dengan sistem komputer yang kurang aman," jelas Johnston.
Laporan ke pengadilan
Persoalannya, lanjut Johnston, sistem komputer kapal berhenti bekerja dua jam setelah drama kecelakaan mulai terjadi.Menanggapi laporan-laporan di media tentang beberapa kegagalan, operator kapal pesiar mengatakan memang ada laporan bahwa kotak hitam di kapal bermasalah beberapa hari sebelum kecelakaan.
Tetapi perusahaan itu menegaskan pada malam terjadinya kecelakaan, kotam hitam berfungsi dengan baik.
Selain itu pintu-pintu pengaman yang seharusnya dalam kondisi tertutup diduga terbuka ketika kapal terbalik dan tenggelam.
Operator kapal kembali menepis laporan itu dan mengatakan laporan terkait pintu pengaman dalam keadaan terbuka adalah tidak benar.
Penyelidikan kecelakaan kapal yang menewaskan lebih dari 30 orang itu hingga kini belum tuntas. Para penyelidik dijadwalkan akan melaporkan hasilnya ke pengadilan dalam waktu bebepa minggu lagi.
(bbc/bbc)
-
Minggu, 19/05/2013 20:25 WIB
Gitar John Lennon laku Rp4 miliar
-
Minggu, 19/05/2013 19:17 WIB
Sekjen PBB minta Korea Utara menahan diri
-
Minggu, 19/05/2013 15:54 WIB
Sutradara klaim Saudi kini lebih toleran
-
Minggu, 19/05/2013 14:34 WIB
Jaringan internet di Iran koma
-
Minggu, 19/05/2013 13:27 WIB
500 Benda Seni Dicuri Tak Ketahuan Rimbanya Pasca Sang Kolektor Mangkat
-
Senin, 20/05/2013 11:20 WIB
Waduk Pluit Dikeruk Lagi, Ahok: Itu Mau Buat Limbah Bukan Kafe
-
Senin, 20/05/2013 11:46 WIB
Dokter: Orang Kaya Royal Bayar Ultah, Tapi Masih Pakai Jamkesda
-
Senin, 20/05/2013 10:00 WIB
Sosok Darin Mumtazah Pelajar yang Diperiksa Terkait Luthfi Masih Misterius
-
Senin, 20/05/2013 11:56 WIB
Pelajar Anggota Geng Klewang Menangis Minta Bisa Sekolah Lagi
-
Senin, 20/05/2013 11:09 WIB
Menghilang Berbulan-bulan, Milyuner AS Diduga Disekap Pengacaranya
-
Senin, 20/05/2013 09:40 WIB
Perempuan Fathanah, Tri Kurnia Puspita Hadir di KPK
-
Senin, 20/05/2013 11:45 WIB
Tri Kurnia Puspita Sambangi KPK
-
Senin, 20/05/2013 11:24 WIB
Fahri Hamzah Bantah PKS Terima Dana dari Ahmad Fathanah
-
351 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
-
212 Komentar
-
210 Komentar
-
209 Komentar
-
201 Komentar
-
173 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
- Rp 2,837.000
- Rp .000
-
Senin, 20/05/2013 10:18 WIB
2 Agen Khusus FBI Tewas di Virginia
-
Senin, 20/05/2013 10:00 WIB
Sosok Darin Mumtazah Pelajar yang Diperiksa Terkait Luthfi Masih Misterius
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks

.gif)
Di balik nikmatnya kopi-kopi yang terseduh di kafe, ada seorang pencicip kopi yang menjadi ujung tombak dari cita rasa kopi. Contohnya Yusianto, salah satu pencicip kopi bersertifikat internasional pertama di Indonesia. Lidahnya bisa dibilang 'senjata' untuk mendapatkan kopi dengan cita rasa unggulan.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.

