detikcom
Selasa, 03/07/2012 15:17 WIB

Tukang Koran pun Ikut Saweran Gedung KPK

Ferdinan - detikNews
Faisal sumbang gedung baru KPK
Jakarta - Partisipasi masyarakat untuk ikut menyumbang biaya pembangunan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengalir. Salah satunya dari Faisal (30) seorang penjual koran eceran ini menyisihkan hasil keuntungan dari penjualan korannya untuk gedung KPK.

"Ini inisiatif saya untuk dukung gedung baru KPK," kata Faisal kepada wartawan di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2012).

Faisal menyisihkan Rp 6 ribu ke posko relawan koalisi koin untuk KPK. Faisal yang sehari-hari menjual koran di dekat gedung KPK, mengaku mendukung pembangunan gedung baru untuk menunjang kinerja komisi tersebut.

"Supaya bisa menuntaskan kasus korupsi di Indonesia," tuturnya.

Total uang yang masuk melalui rekening dan diberikan langsung secara tunai kemarin (2/7) mencapai Rp 132,5 juta. Sementara jumlah uang yang masuk hari ini masih dalam penghitungan.

Soal gedung KPK, Wakil Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin menegaskan 9 fraksi di komisinya menolak menyetujui anggaran gedung KPK. Mereka sepakat meminta Kementerian Keuangan mencari gedung kosong milik pemerintah untuk digunakan KPK dan mitra kerja Komisi III lainnya.

"Pandangan dari sembilan fraksi sudah tertulis dalam rapat pleno," kata Aziz di Gedung DPR kemarin (2/7).


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(fdn/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000