detikcom
Senin, 02/07/2012 15:58 WIB

1 Dari 13 Pengeroyok Anggota Sabhara Polda Metro Jadi Tersangka

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Aparat Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap 13 orang pelaku pengeroyokan terhadap Briptu Rifky Yuda (26), anggota Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya. Satu dari 13 orang yang ditangkap itu ditetapkan sebagai tersangka.

"Dari laporan sejauh ini sudah kita tangkap 13 orang, namun dari 13 hanya 1 yang terbukti dan nantinya akan jadi tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto usai mengikuti acara lepas sambut kadiv humas mabes Polri di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (2/6/2012).

Untuk 12 orang lainnya yang diamankan, jelas Rikwanto, saat ini berstatus saksi dalam penyelidikan kasus.

"Senjata belum ditemukan. Anggota di lapangan masih melakukan pencarian keberadaan senjata itu dan pelaku-pelaku lainnya," jelas Rikwanto.

Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Sabtu (30/6) dini hari. Saat itu, korban sedang berkunjung ke diskotik. Ketika hendak pulang, di pintu keluar lantai P4 mal di kawasan Senayan, korban melihat seorang pemuda dipukuli oleh pelaku. Ia kemudian melerai perkelahian itu. Aksi ini sempat terekam CCTV mal.

Namun, bukannya berhenti, para pelaku justru semakin bertambah dan menghampiri korban. Korban yang saat itu hendak melerai, justru menjadi bulan-bulanan para pelaku. Korban yang terdesak kemudian melarikan diri ke pintu keluar. Di tengah kejaran sekitar 12 pelaku, korban sempat mengeluarkan senjata apinya.

"Tetapi korban tidak melempaskan tembakan dan justru memasukkan kembali senjata apinya ke balik celananya," katanya.

Hal ini dilakukan Rifky agar pelaku mundur, sekaligus ia memberitahu pelaku bahwa dirinya adalah polisi. Namun pelaku tetap mengejar korban hingga akhirnya ia terdesak dan menjadi bulan-bulanan para pelaku. Di lorong menuju pintu keluar, Rifky dipukuli 5 orang. Beberapa pelaku lainnya kemudian ikut memukulinya di area parkir.

Beruntung aksi kebrutalan pelaku sempat dilerai oleh dua satpam mal. Hingga akhirnya Rifky berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian itu ke Polda Metro Jaya. Dihubungi secara terpisah, Rifky mengatakan, ia datang ke lokasi bermaksud untuk menjemput temannya.

"Saya nggak sampai masuk ke diskotik, hanya di pintu keluar saja, mau jemput teman," kata Rifky.



Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(ahy/rmd)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000