Senin, 02/07/2012 15:14 WIB

Banyak Kasus Bentrok Ormas, Bukti Masyarakat Tak Percaya Kepolisian

Dhurandhara HKP - detikNews
Jakarta - Akhir-akhir ini marak terjadi bentrokan antar organisasi masyarakat di Jakarta. Aksi-aksi kekerasan dan main hakim sendiri pun kerap terjadi.

Salah satu anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Kiagus Ahmad angkat bicara mengenai hal ini. Menurutnya, gesekan ini terjadi karena kepercayaan masyarakat yang menurun kepada aparat kepolisian.

"Kita bisa melihat dengan banyaknya debt collector, banyak kekerasan antar ormas. Itu bukti ketidakpercayaan masyarakat kita terhadap polisi," ujar Ahmad, Senin (2/7/2012).

Hal ini diungkapkan Ahmad usai acara 'Coreng Hitam di Wilayah Bhayangkara: Rekayasa Kasus, Salah Tangkap, Penyiksaan dan Kriminalisasi' di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. Turut hadir Hasan Basri yang merupakan tukang ojek korban salah tangkap, Aguswandi Tanjung, korban rekayasa kasus pencurian listrik di ITC Roxy Mas dan lainnya.

Dalam catatan LBH di 3 tahun terakhir, jumlah pengaduan atas hak peradilan yang jujur kepada LBH mengalami penurunan. Hanya saja, persentase keterlibatan polisi semakin meningkat.

"Di 2009, jumlah pengaduannya 31 kasus dengan keterilbatan polisinya 29 kasus. Tahun 2008 jumlah pengaduannya 39 kasus dengan keterlibatan polisi 26 kasus. Sedangkan tahun 2011 jumlah pengaduannya 24 kasus dan keterlibatan polisi 18 kasus," papar anggota LBH, Tommy.

Ini artinya, di tahun 2009 kasusnya mencapai 93,5 persen, 2010 66,7 persen dan di 2011 mencapai 75 persen. "Meski ada penurunan kuantitas, namun belum ada perubahan kualitas, seperti yang kita lihat pada korban-korban salah tangkap," tambah Tommy.


Simak rangkuman beragam peristiwa penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 1.00 WIB, hanya di Trans TV.

(mpr/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    62%
    Kontra
    38%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel