BBC Indonesia
Senin, 02/07/2012 13:14 WIB

Apple bayar ratusan miliar ke perusahaan Cina

BBCIndonesia.com - detikNews

Apple dinilai tidak mau kehilangan pasar di Cina.

Apple menyetujui untuk membayar US$60 juta atau sekitar Rp558 miliar rupiah ke perusahaan Cina Proview untuk menyelesaikan perselisihan hak cipta atas nama iPad.

Keputusan ini disampaikan sebuah pengadilan di Cina.

Proview sebelumnya mengklaim bahwa mereka memiliki hak cipta atas nama iPad di pasar Cina setelah mendaftarkannya pada tahun 2000 silam.

Tetapi, Apple bersikeras bahwa mereka telah memperoleh hak di seluruh dunia atas nama iPad pada tahun 2009.

Sebuah pengadilan di Guangdong kemudian meminta dua perusahaan tersebut untuk mencapai kesepakatan penyelesaian kasus hak cipta ini.

"Resolusi perselisihan iPad kini telah selesai, demikian pernyataan Pengadilan Tinggi Rakyat Guangdong.

"Apple Inc. telah mentransfer dana sebesar US$60 juta ke rekening Pengadilan Tinggi Guangdong sebagaimana yang tercantum dalam surat mediasi.

Hak untuk Cina

Apple sebelumnya menyatakan telah memberi hak global iPad dari afiliasi Proview di Taiwan seharga US$55.000 atau sekitar Rp514 juta.

Tetapi, perusahaan asal Cina ini berargumentasi bahwa afiliasi tersebut tidak memiliki hak untuk menjual hak cipta Cina, salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat bagi produk Apple.

Perselisihan diantara kedua perusahaan menyebabkan iPad Apple ditarik dari peredaran di sejumlah bagian di Cina.

Proview bahkan melarang penjualan produk tersebut di Shanghai sebagai bagian dari perselisihan, tapi ditolak pengadilan.

Setelah pengadilan mengumumkan kesepakatan penyelesaian berlangsung Senin (02/07), Proview mengkonfirmasikan bahwa pihaknya juga menerima penyelesaian tersebut.

"Kasus telah selesai, kedua belah pihak puas dengan kesepakatan, kata Ma Dongxiao, kuasa hukum dari Shenzhen Grandall Law Firm, yang menjadi pengacara Proview kepada BBC.

Cina adalah salah satu pasar terbesar bagi Apple dan permintaan untuk produk mereka meningkat terus menerus di dalam negeri.

Namun, mereka juga mulai menghadapi persaingan dari Samsung yang juga mulai masuk ke pasar Cina yang menguntungkan.

Pengamat menilai salah satu alasan mengapa Apple mau menyetujui penyelesaian perselisihan halk cipta nama ini adalah, perusahaan ini tidak menginginkan penjualan mereka di Cina terganggu dan kalah dari pesaingnya.

(bbc/bbc)



  • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
    15 Tahun Reformasi
    Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
    Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel