detikcom
Minggu, 01/07/2012 19:54 WIB

Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Lahan Kosong Kembangan

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Di lahan kosong yang terletak di Kembangan, Jakarta Barat, tergeletak sesosok perempuan. Dari identitas yang dibawa, perempuan itu diketahui warga Purbalingga, Jawa Tengah. Saat ditemukan, perempuan itu sudah sudah tak bernyawa.

Mayat itu ditemukan pada Minggu (1/7/2012) di sebuah lahan kosong di Jalan Kampung Pasar Minggu Rt 07/01 Kembangan Selatan, Jakarta Barat.

Menurut Kapolsek Kembangan, Kompol Sutoyo, mayat perempuan tersebut diketahui bernama Sri Astuti, lahir di Purbalingga, 30 September 1965 dan beralamat di Karang Anyar RT 04/01 Kalimanah, Purbalingga, Jawa Tengah. Saat ditemukan wanita tersebut mengenakan kaos warna putih, celana panjang hitam dan sendal jepit.

"Saat saksi melintas di atas jembatan flyover Tol Pasar Minggu, saksi melihat perempuan terbaring di tanah kosong samping tol. Setelah dicek ternyata sudah tidak bernyawa, dan kemudian saksi melapor ke RT dan RW setempat serta melapor ke Polsek Kembangan," ujar Kompl Sutoyo, Jakarta, Minggu (1/7/2012).

Sutoyo menjelaskan korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi. Di lokasi kejadian juga ditemukan tas berisi uang tunai Rp 225.500 beserta tiket bus Sinar Jaya tertanggal 20 Juni 2012.

"Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit, karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," jelasnya.

Untuk pemeriksaan lanjutan, Sutoyo mengatakan saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ray/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%