detikcom
Minggu, 01/07/2012 14:01 WIB

Mega: Kalau Jokowi Jadi Gubernur DKI, Buat Dia Lebih Kurus

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri turut menghadiri kampanya akbar Jokowi-Ahok. Di dalam orasinya, Mega mengajak warga DKI Jakarta bersama-sama membuat badan Joko Widodo yang sudah kurus menjadi 'lebih kurus' lagi.

"Pak Jokowi memang orangnya kurus kering, saya tahu kerjanya waktu di Solo selalu keliling kampung-kampung. Jadi kalau nanti jadi Gubernur DKI Jakarta, buat dia lebih kurus lagi," seru Mega yang mengenakan kemeja kotak-kotak khas Jokowi-Ahok di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, Minggu (1/7/2012).

Mega menegaskan dirinya mendukung Jokowi untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta, tidak salah pilih. Sudah sejak lama dia mengamati keadaan Ibukota, maka jelas Jakarta membutuhkan pemimpin yang baik.

Perkembangan Jakarta diikuti Mega sejak zaman Ali Sadikin. Menurutnya, Ali begitu dikenal dan dicintai warga Jakarta yang pada masanya menggiatkan program perbaikan kampung.

"Salah satu tugas gubernur membuat Ibukota menjadi indah, nyaman, aman dan sejahtera," ucap Mega.

"Akhirnya saya memutuskan bahwa Jakarta harus mendapatkan kembali seorang gubernur yang betul-betul merakyat dan bisa pergi ke gang-gang kecil yang mau melihat kehidupan rakyat banyak dan mau membangun jalan di kampung-kampung," imbuhnya.





Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(vta/lh)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%