Minggu, 01/07/2012 09:27 WIB
Ada Kampanye Akbar Hidayat-Didik, Kuningan Macet
Pantauan detikcom di lokasi kampanye akbar yang dipusatkan di GOR Soemantri, Minggu (1/7/2012) pukul 09.30 WIB, puluhan ribu pendukung Hidayat-Didik sudah memadati lokasi. Meskipun Hidayat dan Didik belum hadir, Presiden PKS Luthfie Hasan Ishaaq dan Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy sudah hadir di podium.
Sementara lalu lintas di wilayah Kuningan macet cukup parah. Jl HR Rasuna Said di kedua arah macet di depan Pasar Festival dan di depan Kantor Kemenkum HAM, baik di jalur cepat maupun di jalur lambat. Kemacetan karena bus-bus yang ditumpangi pendukung pasangan cagub-cawagub nomor 4 tersebut parkir di bahu jalan.
Kemacetan juga terjadi di Jl Cassablanca arah Tanah Abang. Karena hanya dua dari tiga jalur yang bisa digunakan. Hal ini disebabkan karena bus-bus yang parkir di bahu jalan.
Arus lalu lintas juga terlihat padat dari arah depan Mal Ambassador menuju ke Cassablanca untuk putar balik ke arah GOR Soemantri. Di lokasi itu pendukung Hidayat-Didik menumpuk sangat banyak.
Para pendukung Hidayat dan Didik kebanyakan mengenakan atribut warna oranye. Mereka juga membawa foto dan atribut kampanye lain, termasuk bendera PKS dan PAN.
Tim sukses pasangan Cagub-Cawagub DKI Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini memang sudah memprediksi ribuan massa akan tumplek di lokasi. Sudah pasti, kampanye akbar ini akan membuat lalu lintas di seputaran Kuningan tersendat. Karenanya tim sukses Hidayat-Didik pun meminta maaf.
"Sebelumnya kami mohon maaf jika besok di sekitar Rasuna Said perjalanan agak terganggu karena kegiatan kampanye Hidayat-Didik," terang tim sukses Hidayat-Didik, Yudi Widiana saat berbincang, Minggu (1/7/2012).
Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV
(van/vta)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
590 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
567 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
531 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
497 share this. -
Polri akan Akomodir Polwan yang Ingin Berjilbab
352 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 19:02 WIB
Imparsial: Kapolri Baru Punya 4 Tugas Besar
-
Rabu, 19/06/2013 18:56 WIB
Pramono Enggan, Peluang Tjahjo dan Sidarto Jadi Ketua MPR Menguat
-
Rabu, 19/06/2013 18:50 WIB
Saksi Kasus Nazar Dikriminalisasi, KPK Diminta Supervisi Polisi & Jaksa
-
Rabu, 19/06/2013 18:46 WIB
Camry Wamen ESDM Masuk Jalur TransJ, Ini Kata Polda Metro
-
Rabu, 19/06/2013 18:46 WIB
PD: Tak Ada Deal Politik dengan Golkar Terkait 'Pasal Lapindo'
-
Rabu, 19/06/2013 18:42 WIB
Camry Wamen ESDM Masuk Jalur TransJ, Ini Kata Polda Metro
-
Rabu, 19/06/2013 16:42 WIB
Jokowi Soal Kopaja: Ini Mobil atau Gerobak? Ngeremnya Pakai Doa
-
Rabu, 19/06/2013 17:57 WIB
Kasus Luthfi Jadi Materi Ujian SMK, PKS Bogor Siap Lapor ke Polisi
-
Rabu, 19/06/2013 18:07 WIB
PKS: PDIP Kecolongan 'Pasal Lapindo' di APBN-P
-
Rabu, 19/06/2013 17:24 WIB
Kasus Luthfi Hasan Ishaaq Muncul di Ujian SMK di Bogor, PKS Protes
-
Rabu, 19/06/2013 18:51 WIB
Kata Busyro Soal Indikasi Nazar Jalankan Bisnis dari Penjara
-
Rabu, 19/06/2013 17:49 WIB
Antasari Pinjam Ponsel Nasruddin ke Kejati DKI
-
Rabu, 19/06/2013 18:25 WIB
Pangdam Wirabuana & Wadanjen Kopassus Diganti
-
433 Komentar
-
363 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
231 Komentar
-
210 Komentar
-
204 Komentar
-
200 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 15:30 WIB
Mobil Camry Wamen ESDM Terobos Masuk Jalur TransJ di Sudirman
-
Rabu, 19/06/2013 14:25 WIB
Polri akan Akomodir Polwan yang Ingin Berjilbab
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

