Detik.com News
Detik.com
Minggu, 01/07/2012 08:14 WIB

SBY Pimpin Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-66

Luhur Hertanto - detikNews
SBY Pimpin Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-66 Foto: Luhur/detikcom
Jakarta - Pada hari ini Kepolisian RI berusia 66 tahun. Upacara peringatannya secara nasional kali ini dipusatkan di lapangan Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Menurut jadwal, upacara parade yang dipimpin Presiden SBY dimulai pada pukul 08.00 WIB, Minggu (1/7/2012). Namun baik Presiden SBY dan Wapres Boediono telah tiba di lokasi acara 40 menit lebih awal.

Selain itu Presiden SBY juga akan menganugerahkan tanda-tanda kehormatan RI kepada beberapa anggota Polri. Mereka adalah yang dianggap telah amat berjasa dan berprestasi dalam manjalankan tugas-tugasnya sebagai polisi.

Upacara parade akan dimeriahkan atraksi terjun payung yang akan mengibarkan bendera Merah Putih dan banner Brata selama berada di udara. Para penerjun tidak hanya dari Ditpol Udara Polri, namun juga dari satuan Marinir TNI AL, Paskhas TNI AU, Kopassus dan Kostrad TNI AD.

Selanjutnya adalah ketrampilan mengemudikan motor besar oleh satuan Polwan. Tidak ketinggalan tarian kolosal yang mengisahkan kelahiran Polri di masyarakat.

Turut hadir sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara, anggota DPR, sejumlah menteri dan jajaran petinggi TNI. Tentu saja seluruh petinggi Polri hadir.

Petinggi Polri yang bertindak sebagai perwira upacara adalah Kabag Ops Korbrimob, Kombes Drs. Hasanuddin SH. Sedangkan yang bertindak sebagai komandan upacara adalah Kasat Brimob Polda Jabar, Kombes Drs. Waris Anggono.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lh/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%