Sabtu, 30/06/2012 18:11 WIB

Tutup Rapimnas Golkar, Ical Beri Pantun untuk Akbar Tandjung

Rachmadin Ismail - detikNews
Foto: detikcom
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie kini gemar berpantun. Saat membuka dan menutup Rapimnas Golkar, dia tak lupa untuk mencairkan suasana dengan pantun.

Dalam penutupan Rapimnas ke III di Hotel Aston, Bogor Nirwana Residence, Ical bahkan mengeluarkan 5 pantun sekaligus. Salah satunya ditujukan pada Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung dan jajarannya.

"Saya akan sampaikan lima pantun, tiga untuk peserta Rapimnas, satu untuk wantim dan satu lagi untuk penutup," kata Ical yang disambut tepuk tangan para kadernya, Sabtu (30/6/2012).

"Gunung salak kokoh berdiri. Hawanya sejuk nan asri. Capres Golkar semua sepakati, semua kader wajib tindak lanjuti," ucap Ical.

Pantun kedua dan ketiga hampir bernada sama soal Rapimnas. Khusus untuk pantun ketiga, Ical mengeluarkan pantun bagi Akbar. Di awal baitnya, Ical kembali mengambil tema keindahan alam, lalu mengaitkan wantim di bait berikutnya.

"Wantim Golkar beri dukungan. Pileg dan pilpres kita menangkan," demikian dua bait terakhir pantun tersebut.

Di awal Rapimnas kemarin, Ical juga memberikan pantun. Sontak, hal ini membuat suasana Rapimnas semakin hangat dan dipenuhi tawa.

Dengan pidato Ical, acara Rapimnas ke III ini resmi ditutup. Ada sejumlah keputusan yang dicapai, salah satuya menetapkan Ical sebagai capres, adanya sanksi bagi kader pembelot dan blue print kepemimpinan Golkar hingga 2045.

(mad/van)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    67%
    Kontra
    33%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel