Sabtu, 30/06/2012 17:39 WIB
Selundupkan Wanita Korsel ke Australia untuk Jadi PSK, 18 Germo Ditangkap
Ilustrasi
Seperti dilansir oleh Asia One, Sabtu (20/6/2012), kepolisian menyatakan pihaknya berhasil menangkap seorang pria yang merupakan pemilik rumah bordil di Sydney, Australia. Pria bernama Jang ini bersama-sama dengan sejumlah germo lainnya, membawa gadis-gadis Korsel ke Australia dengan menggunakan visa kerja liburan, untuk kemudian dipekerjakan sebagai PSK di sana.
Menurut polisi, perbuatan Jang ini telah dilakukan sejak tahun 2009 lalu. Pria berusia 32 tahun ini juga diketahui memaksa para gadis-gadis tersebut untuk menggunakan narkoba jenis ekstasi.
Saat ini, pihak kepolisian juga tengah memburu 14 orang lainnya terkait jaringan penyelundupan manusia dan prostitusi. Diantaranya ada 2 orang germo yang memiliki rumah bordil ilegal di Korsel.
Dijelaskan polisi, para germo tersebut membujuk korbannya dengan mengatakan bahwa mereka bisa mendapat banyak uang dengan bekerja sebagai PSK di Australia, tanpa takut dijerat pidana. Sebab di Sydney dan sejumlah wilayah Australia lainnya, prostitusi telah dilegalkan. Diperkirakan ada sekitar 25 wanita Korsel yang dipekerjakan sebagai PSK di Melbourne dan Sydney sejak tahun 2007.
Para pelaku memanfaatkan visa kerja liburan, yang memperbolehkan orang-orang berusia 18-30 tahun untuk bekerja, berwisata, dan belajar di Australia. Pelaku bahkan kongkalikong dengan sejumlah sekolah swasta jurusan bahasa dan pemiliki peternakan di Australia, dengan membuat sertifikat palsu untuk membuktikan bahwa gadis-gadis tersebut memang bekerja atau bersekolah di Australia.
Polisi menambahkan, para pelaku akan memberikan uang saku kepada gadis-gadis tersebut sebagai uang muka sebelum mereka terbang ke Australia. Besarannya bervariasi antara 5 juta won hingga 10 juta won (Rp 40 juta - Rp 81 juta).
Tapi sebenarnya uang tersebut telah 'mengikat' para korban sehingga mereka tidak bisa berhenti dari dunia prostitusi. Sebabnya, pelaku akan meminta kembali uang tersebut jika mereka berhenti. Ditambah, jika gadis-gadis tersebut terlambat bekerja, tidak masuk, atau mendapat keluhan dari pelanggan, maka pelaku akan mendenda mereka. Jumlah dendanya tidak sedikit, yakni mencapai 1,2 juta won hingga 3,6 juta won (Rp 9,8 juta - Rp 29 juta).
Perbuatan para pelaku dinilai telah mencoreng citra Korsel di Australia. Sebabnya, isu bahwa Korsel merupakan eksportir PSK telah menyebar luas di kalangan warga Australia.
(nvc/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
554 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
337 share this. -
Rekam 423 Video Cabul, Pria Singapura Diadili
279 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 13:29 WIB
Ditembak Tentara Israel, Bocah Palestina Kritis
-
Rabu, 22/05/2013 12:32 WIB
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
-
Rabu, 22/05/2013 11:29 WIB
Mengenaskan! 42 Orang Tewas Akibat Berbagai Serangan di Irak dalam Sehari
-
Rabu, 22/05/2013 09:43 WIB
Lubang Menganga Tewaskan 5 Orang di China
-
Rabu, 22/05/2013 06:02 WIB
Rekam 423 Video Cabul, Pria Singapura Diadili
-
Rabu, 22/05/2013 13:29 WIB
Ini Abdulrahman, Bocah SMP Heroik Penolong Korban Percobaan Perkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 13:05 WIB
6 Bisik-bisik Tetangga Ungkap Kisah Darin dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 12:23 WIB
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
-
Rabu, 22/05/2013 13:42 WIB
Hakim Bingung Luthfi Bisa Sering Panggil Sekretaris Mentan ke DPP PKS
-
Rabu, 22/05/2013 13:26 WIB
Darin Mumtazah Sosok Pendiam di Sekolahnya
-
Rabu, 22/05/2013 14:05 WIB
Tukang Ojek: Dua Hari Lalu Zaky Pulang Tengah Malam Pakai Moge
-
Rabu, 22/05/2013 11:41 WIB
3 Siswa SMP yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan Sempat Mau Disuap Pelaku
-
Rabu, 22/05/2013 13:22 WIB
PKS Pecah! Fahri Ingin PKS Keluar Koalisi, Tifatul Tak Setuju
-
360 Komentar
-
238 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
176 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 11:05 WIB
Mobil Nyaris Jatuh di Gedung Green Central City Gajahmada
-
Rabu, 22/05/2013 11:00 WIB
Cerita Satpam Soal Panggilan 'Papa' dari Darin ke Luthfi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
