Sabtu, 30/06/2012 17:15 WIB

KPK Isyaratkan Kasus Korupsi Alquran Tak Berhenti Sampai di Zulkarnaen

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - KPK sudah menetapkan politisi Golkar Zulkarnaen Djabar dan anaknya Dendy Prasetya ditetapkan sebagai tersangka. KPK juga memastikan, penyidikan kasus itu tidak berhenti sampai pada dua tersangka itu. Ada yang lain?

"Akan menyentuh yang terbukti dengan valid," kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas saat dikonfirmasi, Sabtu (30/6/2012).

Zulkarnaen merupakan anggota Komisi VIII DPR yang juga mitra Kemenag. Dia ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan kitab suci tahun anggaran 2011 dan 2012 serta pengadaan laboratorium komputer. Anggota Komisi VIII DPR ini diduga menerima imbalan milliaran rupiah secara bertahap dalam kurun waktu dua tahun itu.

Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, Zulkarnaen diduga mengarahkan pejabat di Ditjen Bimas Islam untuk memenangkan PT Adhi Aksara Abadi Indonesia serta PT Karya Sinergy Alam Indonesia (KSAI) dalam proyek pengadaan Al-Quran.

Tim penyidik KPK menggeledah rumah Zulkarnaen di Bekasi dan ruang kerjanya di Gedung DPR. KPK menyita komputer termasuk sejumlah dokumen yang diduga terkait dengan perkara yang tengah disidik.

Hingga kini Zulkarnaen maupun putranya tidak bisa dihubungi. Disambangi ke rumahnya pun, tidak ada yang mau memberikan tanggapan.


(ndr/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel