Sabtu, 30/06/2012 09:18 WIB
Pengamat: Kemenkeu Harus Cairkan Anggaran Gedung KPK
Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan pasca ditetapkan dalam rapat paripurna DPR, seluruh kewenangan implementasi pengucuran dan pembelanjaan APBN sepenuhnya berada di tangan pemerintah yang dikuasakan kepada Menteri Keuangan.
"Tak ada lagi hak bagi DPR untuk mengintervensi apakah satu item APBN dapat dikucurkan atau tidak. Artinya, Menkeu yang semestinya dimintai pertanggungjawaban mengapa sampai dana pembangunan gedung KPK yang sudah ditetapkan di dalam APBN belum dikucurkan," ujar Ray saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (30/6/2012).
Roy menambahkan KPK dapat menempuh jalur hukum terhadap Kemenkeu bila tak juga mencairkan anggaran yang sudah menjadi hak KPK sebagaimana tercantum dalam APBNP 2012.
"Pemerintah yang diwakili Menkeu juga sudah semestinya langsung menyatakan siap mengucurkan dana tanpa harus berkonsultasi lagi dengan DPR," beber Ray.
Sebelumnya Sekjen Kemenkeu, Kiagus Ahmad Baddarudin mengatakan KPK pernah mengajukan anggaran multi years. Anggaran ini kemudian masuk dalam APBN Perubahan 2012.
"Awalnya Rp 80 miliar kemudian dipotong penghematan, kemarin tersisa sekitar Rp 60 miliar," terang Kiagus di Gedung DPR, Kamis (28/6). Namun, anggaran ini belum dapat dicairkan karena Komisi III DPR masih memberi tanda bintang.
Sementara itu, anggota Komisi III DPR Nudirman Munir mengatakan APBNP 2012 tidak mengatur detail anggaran mitra kerja di komisinya. "Tidak ada detailnya, kami di komisi yang kemudian membagi adil ke mitra kerja agar anggaran yang diberikan cukup," katanya.
Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV
(fdn/asp)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Out Of Control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
456 share this. -
Hujan Diperkirakan Guyur Wilayah Jabodetabek Sore Hingga Malam Hari Ini
438 share this. -
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
426 share this. -
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
407 share this. -
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
390 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 25/05/2013 17:44 WIB
PPNA: Caleg Perempuan Masih Cuma untuk Penuhi Kuota
-
Sabtu, 25/05/2013 17:20 WIB
Mendagri Diminta Berani Berhentikan Bupati Aru Teddy Tengko
-
Sabtu, 25/05/2013 17:11 WIB
3 Jurus Tim KPK Mengorek Darin
-
Sabtu, 25/05/2013 17:08 WIB
Banjir Tak Kunjung Surut, 392 Warga Kukar Sudah 2 Bulan di Pengungsian
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Samad Soal Kasus Luthfi: Masih Ada Bukti yang Belum Diungkap
-
Sabtu, 25/05/2013 17:02 WIB
3 Jurus Tim KPK Mengorek Darin
-
Sabtu, 25/05/2013 16:53 WIB
Pembunuh Tentara Inggris Pernah Diminta Bekerja Untuk Intelijen MI5
-
Sabtu, 25/05/2013 15:38 WIB
Protes Abdul kepada Wanita Pemotong Kelamin: Kamu Tega Banget Dah!
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Samad Soal Kasus Luthfi: Masih Ada Bukti yang Belum Diungkap
-
Sabtu, 25/05/2013 14:31 WIB
Dituding Abdul Tidak Perawan, Ini Reaksi NN si Wanita Pemotong Kelamin
-
Sabtu, 25/05/2013 17:15 WIB
Mendagri Diminta Berani Berhentikan Bupati Aru Teddy Tengko
-
Sabtu, 25/05/2013 15:13 WIB
Bersama 2 Temannya, Darin Dikenal Sebagai Anggota 'Geng' Cantik di Sekolah
-
Sabtu, 25/05/2013 16:26 WIB
NN Buang Helm dan Cutter Pemotong Kelamin Abdul di Jalanan
-
551 Komentar
-
366 Komentar
-
256 Komentar
-
208 Komentar
-
205 Komentar
-
177 Komentar
-
150 Komentar
-
145 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Sabtu, 25/05/2013 10:19 WIB
KPK Tak Berhenti Sampai di Luthfi Hasan
-
Sabtu, 25/05/2013 09:51 WIB
4 Gebrakan Ahok Preteli Fasilitas Anak Buah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
