Sabtu, 30/06/2012 07:10 WIB
Siapkan Sanksi Bagi Kader Pembelot, Bukti Golkar Tak Solid Dukung Ical?
Pengamat politik Gun Gun Heryanto menilai sanksi bagi kader pembelot merupakan bentuk tekanan psikologis yang dilakukan Ical agar kadernya tunduk pada keputusan partai terhadap pencalonannya.
"Karena Ical belum yakin benar semua faksi di Golkar optimal mendirikan dukungan pada dirinya. Sampai sekarang masih banyak yang belum nyaman atas ketergesaan Ical mencapreskan diri," kata Gun Gun kepada detikcom, Jumat (29/6/2012) malam.
Menurut dia, Ical dianggap tidak konsisten karena pernah menyebut akan maju dalam Pilpres bila tingkat keterpilihannya (elektabilitas) tinggi. Golkar sendiri tidak memaparkan komparasi calon potensial dari partainya terkait hasil survei yang selama ini disebut akan dipublikasikan dalam Rapimnas di Bogor, Jawa Barat.
"Keputusan untuk mempercepat Rapimnas mengindikasikan Ical sangat khawatir kehilangan kuda pacuan. Rapimnas akan dijadikan legitimasi bahwa dirinya dikehendaki," tutur Gun Gun.
Direktur Eksekutif the Political Literacy Institute ini berpendapat, Ical dan tim suksesnya tengah memanfaatkan kendali partai untuk memuluskan jalan ke kursi presiden. "Wujud konkretnya adalah manajemen pengendalian kader dengan menindak tegas kader Golkar yang tidak mendukung pancapresan Ical," kata Gun Gun.
Kemarin, Ical menegaskan Rapimnas III akan membahas sanksi bagi siapapun yang tidak menjalankan keputusan partai mengenai pencalonan dirinya. Sanksi akan dibahas dalam sidang komisi di Rapimnas hari ini.
"Sanksi itulah yang akan mengikat semua kader partai. Dalam keputusan nanti harus ada sanksi," tegas Ical.
Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.
(fdn/fdn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Out Of Control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
456 share this. -
Hujan Diperkirakan Guyur Wilayah Jabodetabek Sore Hingga Malam Hari Ini
438 share this. -
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
426 share this. -
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
407 share this. -
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
390 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 25/05/2013 13:57 WIB
Jalur Puncak Ditutup, Tol Jagorawi Arah Ciawi Macet Parah
-
Sabtu, 25/05/2013 13:51 WIB
Mahfud: Kalau Ngaku dari Awal, Nggak Bakal Ada Pushtun & Hal Sensitif Lain
-
Sabtu, 25/05/2013 13:49 WIB
Mahfud MD: Tak Ada Lagi Partai Islam dan Non Islam
-
Sabtu, 25/05/2013 13:26 WIB
KPK Sebut Kasus Suap Sapi Impor Tak Berhenti Sampai Luthfi, Ini Kata PKS
-
Sabtu, 25/05/2013 13:25 WIB
Dua Rumah di Makassar Nyaris Terbakar Gara-gara Tawuran Warga
-
Sabtu, 25/05/2013 12:54 WIB
Kopi Darat dengan Abdul, Wanita Pemotong Kelamin Pura-pura Jadi Umay
-
Sabtu, 25/05/2013 12:14 WIB
Wanita Pemotong Kelamin: Cutter Sudah Dipersiapkan Kalau Abdul Macam-macam
-
Sabtu, 25/05/2013 13:22 WIB
KPK Sebut Kasus Suap Sapi Impor Tak Berhenti Sampai Luthfi, Ini Kata PKS
-
Sabtu, 25/05/2013 10:51 WIB
3 Aksi Fathanah Bikin Luthfi Semakin 'Gila'
-
Sabtu, 25/05/2013 13:00 WIB
Mengenaskan! Petugas Kebun Binatang Inggris Tewas Diserang Harimau
-
Sabtu, 25/05/2013 13:14 WIB
Pengacara Luthfi: Jadi Lawyer Fathanah, Rozi Punya Konflik Kepentingan
-
Sabtu, 25/05/2013 12:05 WIB
Niatan DPRD DKI Gelar Interpelasi pada Jokowi Hanya Sensasi
-
Sabtu, 25/05/2013 11:50 WIB
Malam Sebelum Dibunuh, Tentara Inggris Kirim Pesan Sayang ke Ibunda
-
551 Komentar
-
367 Komentar
-
252 Komentar
-
207 Komentar
-
205 Komentar
-
175 Komentar
-
145 Komentar
-
145 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Sabtu, 25/05/2013 06:02 WIB
Ini 4 Momen PKS 'Hampir' Keluar dari Koalisi Setgab
-
Sabtu, 25/05/2013 05:00 WIB
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
