detikcom
Sabtu, 30/06/2012 06:12 WIB

Mubarok: Korupsi Alquran Bukti Ada Partai yang Lebih Korup

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Pernyataan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono soal partai lain lebih korup, boleh jadi benar. Di tengah perhatian publik dalam kasus Wisma Atlet dan Hambalang, KPK kini tengah menyidik kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Alquran.

Dalam kasus ini, dua orang ditetapkan sebagai tersangka yakni Zulkarnaen Djabar dan anaknya Dendy Prasetia. Zulkarnaen adalah anggota Komisi VIII dari Fraksi Golkar.

"Ini sesuai dengan omongan Pak SBY, ya Demokrat memang terlibat korupsi tapi masih ada partai yang lebih korup," kata anggota Dewan Pembina PD, Ahmad Mubarok saat dihubungi detikcom, Jumat (29/6/2012).

Menurutnya, kasus dugaan korupsi Alquran ini membuktikan parpol masih disusupi perilaku nakal oknum kadernya yang bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi.

Mubarok juga menyentil pemberitaan media massa yang dimiliki politisi. Dia menyesalkan adanya pemberitaan yang tidak berimbang bila kasus korupsi terkait dengan partai si pemilik modal. " Kalau yang partainya sendiri korupsi, enggak disebut atau enggak diberitakan," sindir dia.

Bagi dia, serangan dari parpol lain terhadap Demokrat, kini mulai berbalik ke partai tersebut. "Sekarang orang yang berpolitik tidak objektif itu akan terkena bumerang sendiri," sebut Mubarok.

Zulkarnaen ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan kitab suci di Kemenag tahun 2011 dan 2012 serta pengadaan laboratorium komputer. Dia diduga menerima imbalan milliaran rupiah secara bertahap dalam kurun waktu dua tahun tersebut.



Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV

(fdn/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    54%
    Kontra
    46%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000