detikcom
Jumat, 29/06/2012 22:48 WIB

Tersangka Korupsi Alquran Terbaring Sakit di Rumah

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Penggeledahan di ruang kerja tersangka korupsi Alquran, Zulkarnain Djabar
Jakarta - Salah satu tersangka dugaan korupsi pengadaan Alquran, Dendy Prasetia, terbaring sakit karena kecelakaan. Dendy adalah anak Zulkarnain Djabar yang juga berstatus tersangka dalam kasus yang sama.

Hal ini diketahui dari pembantu rumah Dendy. "Bapak Dendy sedang sakit, sedang istirahat, kemarin habis kecelakaan," kata pembantu tersebut.

Rumah Dendy di Jalan Kaswari IV Nomor 188 tak jauh dari rumah Ayahnya di Jalan Cenderawasih IX, Kelurahan Jati Cempaka, Bekasi.

Pantauan detikcom, kedua rumah tersangka korupsi ini terlihat paling mencolok karena cukup mewah di antara rumah lain di sekitarnya. Di rumah Dendy terparkir Toyota Avanza bernopol B 1304 VFJ, serta Toyota Harrier B 810 RFS.

Sebelumnya, tim penyidik KPK menggeledah rumah Zulkarnain selama hampir 6 jam. Penyidik membawa 3 kardus dan 3 tas berwarna hitam dari kediaman politikus Partai Golkar tersebut.

Usai penggeledahan, ada dua orang yang keluar dari rumah Zulkarnain. Pria yang mengenakan baju batik itu mengaku keluarga Zulkarnain. Tapi dia menolak diwawancarai seputar kasus Zulkarnain.

Zulkarnain ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan kitab suci di Kemenag tahun 2011 dan 2012 serta pengadaan laboratorium komputer. Anggota Komisi VIII DPR ini diduga menerima imbalan milliaran rupiah secara bertahap dalam kurun waktu dua tahun itu.


Empat pekerja tewas saat membersihkan bak air di Ancol. Saksikan Informasi Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.26 - 05.25 WIB, hanya di TRANS TV

(fdn/vit)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%
MustRead close