detikcom
Jumat, 29/06/2012 22:10 WIB

Sempat 'Berseteru', Ical Kini Puji Akbar Tanjung

Rachmadin Ismail - detikNews
Akbar Tanjung (dok.detikcom)
Jakarta - Polemik pencalonan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden sempat memanas di internal Partai Golkar. Kala itu pencalonan Ical dikritisi oleh Akbar Tanjung, tokoh senior yang menjabat Ketua Dewan Pertimbangan Golkar.

Tapi polemik itu berakhir. Akbar akhirnya menerima pencalonan Ical meski tetap merekomendasikan penguatan kesolidan pengurus partai di daerah. Setelah polemik mereda, kini Ical dalam pidatonya di Rapimnas Golkar, memuji peran Akbar di partai.

"Akbar adalah seorang sahabat, dia mampu mengembalikan kebesaran partai dalam keadaan saat-saat paling sulit ketika awal reformasi. Kita tidak pernah melupakan jasa beliau," kata Ical di Hotel Aston Bogor Nirwana Residence, Jumat (29/6/2012) malam.

Ical mengakui sempat terjadi ketegangan di antara keduanya jelang Rapimas yang menetapkan dirinya menjadi capres Golkar. "Di bulan-bulan terakhir ada sedikit perbedaan diantara kami berdua. Tapi itu bukan sikap, justru sebaliknya dia mencerminkan dinamika internal sehat yang dilandasi kecintaan tulus pada partai kita," tutur Ical.

Partai Golkar akhirnya mengukuhkan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden 2014. Dukungan kepada Ketum Golkar ini diberikan 33 pengurus DPD tingkat I dan organisasi sayap partai.

"Dengan rendah hati saya menyatakan resmi dan terbuka, saya menerima pencalonan ini, " kata Ical.


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(fdn/vit)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%