Jumat, 29/06/2012 21:55 WIB

Ical Resmi Jadi Capres Golkar

Rachmadin Ismail - detikNews
Aburizal Bakrie (dok.detikcom)
Jakarta - Partai Golkar akhirnya mengukuhkan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden 2014. Dukungan kepada Ketum Golkar ini diberikan 33 pengurus DPD tingkat I dan organisasi sayap partai.

Pengukuhan ini berlangsung dalam Rapimnas di Hotel Aston Bogor Nirwana Residence, Jumat (29/6/2012) malam. Selain DPD dan organisasi sayap, seluruh pengurus DPP Golkar juga hadir termasuk Setya Novanto yang baru menjalani pemeriksaan di KPK.

Sebelum mengesahkan Ical, ke-33 DPD dan organisasi sayap seperti MKGR dan SOKSI memberikan pandangan umum terhadap pencalonan Ical. Semuanya sepakat mendukung Ical untuk maju di Pilpres 2014.

DPP kemudian menanyakan kesediaan Ical untuk maju. Tentu saja Ical mengiyakannya. Pengesahan Ical ini langsung membuat riuh peserta Rapimnas. "ARB Presiden...Presiden ARB," teriak peserta Rapimnas memberikan dukungan.

Dalam pidatonya, Ical menyatakan siap maju di 2014 sebagai capres. "Dengan rendah hati saya menyatakan resmi dan terbuka, saya menerima pencalonan ini, " kata Ical disambut standing applause peserta Rapimnas.

(mad/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel