detikcom
Jumat, 29/06/2012 11:09 WIB

200 Calo & 450 Tiket KA Diamankan di Stasiun Senen

Rivki - detikNews
Jakarta - Sejak Januari hingga Mei 2012, Polisi Khusus Kereta (PolsusKA) menangkap 200 calo dan menyita 450 tiket yang dijual calo. 1 Petugas loket juga dipecat karena bekerjasama dengan pihak calo.

"Dari 450 tiket, mayoritas adalah tiket kereta ekonomi Kertajaya jurusan Surabaya, dan Gaya Baru Malang," jelas Kepala Daops I PT KAI, Purnomo, saat jumpa pers di Stasiun Senen, Jl Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/6/2012).

Dikatakan dia, 200 calo yang ditangkap tersebut beroperasi di Stasiun Senen. Penangkapan terbanyak terjadi pada bulan Juni sejumlah 70 orang.

"Saya juga mengeluhkan, karena tiap calo yang kita serahkan ke pihak berwajib selalu dibebaskan. Jadi itu tidak ada efek jera," keluhnya.

Tidak hanya calo, pihak PT KAI berhasil menangkap petugas loket yang bekerjasama dengan calo. Petugas yang ditangkap, langsung dipecat dan langsung diproses hukum.

"Dia penjaga loket, namanya Gunawan. Saya juga minta kepada penumpang jika menemukan petugas kita yang bandel laporkan saja," tegas Purnomo.


Simak Rangkuman Beragam Peristiwa Penting dan Menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 01.00 WIB Hanya di TransTV

(rvk/aan)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000