Kamis, 28/06/2012 17:22 WIB

Pemukul Eks Gubernur Aceh Irwandy Yusuf Ditangkap

M Rizki Maulana - detikNews
Jakarta - Tersangka pemukulan terhadap mantan Gubernur Nanggroe Aceh Darusalam Irwandy Yusuf, M (48), ditangkap aparat kepolisian. Pelaku masih diperiksa intensif.

"Tadi malam sudah dibawa ke Polda Aceh. Berdasarkan keterangan saksi, diketahui pelakunya yang bersangkutan," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (28/6/2012).

Menurut Boy, kepolisian masih sedang mendalami keterangan dari tersangka. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada tersangka lain atau tidak dalam kasus pemukulan tersebut.

"Bagaimana prosesnya kita masih mendengar kabar dari Polda Aceh. Kita tunggu perkembangan lebih lengkap," ujar Boy.

Selain itu, motif pemukulan masih ditelusuri. Hasil pemeriksaan sejauh ini belum menunjukkan motif sebenarnya dari tersangka tersebut.

"Diketahui yang hadir (dalam pertemuan itu) sebelum terjadi pemukulan adalah masyarakat dari berbagai lapisan, di kantor DPRD Aceh. Kita belum tahu latar belakangnya," kata dia.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(riz/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%