detikcom
Kamis, 28/06/2012 15:55 WIB

Bentrok FBR Vs PP di Tangerang, Polisi Minta Masyarakat Tak Terpancing Isu

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Bentrokan antara ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) pecah di Tangerang. 1 Orang tewas dan sejumlah kendaraan dibakar. Menyusul bentrokan itu, menyebar isu akan adanya sweeping sebagai buntut dari bentrokan. Namun polisi meminta agar masyarakat tidak resah.

"Pesan itu juga ada ke HP saya, siap-siap di titik-titik, siap ribuan orang. Pesan berantai itu membuat keresahan bagi masyarakat, saya katakan itu hoax dan jangan dipercaya, namun anggota di lapangan tetap bersiaga," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (28/6/2012).

Pihak kepolisian juga tengah menelusuri siapa yang menyebarkan SMS yang meresahkan itu. Bentrok antara FBR dan PP terjadi pada Rabu (28/6).

"Saat ini kita coba selusuri dari unit cyber. Jadi saya sampaikan ke oknum masyarakat yang mencoba buat suasana bertambah keruh dengan kirim SMS yang tidak benar, kalian juga kita selidiki. Kita punya unit cyber untuk melacak itu. Jadi jangan sering-sering membuat hal demikian karena ini kan meresahkan dan membuat tambah kisruh," jelasnya.

Pihak kepolisian juga masih melakukan patroli mencegah bentrok susulan. Polisi menjamin situasi di Tangerang sudah kondusif.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%