detikcom
Rabu, 27/06/2012 22:55 WIB

Pengusaha Sawit yang Ditangkap di Buol Sulteng Akan Ditahan di Rutan KPK

Rachmadin Ismail - detikNews
Foto: detikcom
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah membawa Anshori ke Jakarta karena diduga melakukan penyuapan. Pengusaha perkebunan sawit di kabupaten Buol Sulawesi Tenggara ini akan segera dijebloskan ke rumah tahanan KPK.

Wakil ketua KPK, Bambang Widjayanto, menerangkan Anshori sudah diperiksa di Palu, Sulawesi Tenggara. Hingga pukul 21.30 WIB, dia masih dalam perjalanan menggunakan pesawat dari Palu menuju Jakarta.

"Dia sekarang masih di pesawat, dalam perjalanan. Dari Palu melalui Surabaya baru ke Jakarta, dia akan ditahan di rutan KPK, sudah kita siapkan," kata Bambang saat jumpa pers di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/6/2012).

Selain Anshori, KPK juga menetapkan status tersangka kepada GS yang diduga turut membantu Anshori dalam proses penyuapan kepada seorang penyelenggara negara di kabupaten Buol. Rencananya GS juga akan ditahan di rutan KPK.

"GS ini memiliki hubungan dengan A, GS berkantor dan berdomisili di Jakarta, kalau A memang bekerja di Buol," ujar Bambang.

Sebelumnya, KPK pada Selasa (26/6) siang menangkap seorang pengusaha kelapa sawit yang diduga hendak menyuap pejabat di Buol terkait hak lahan. Sang pengusaha sudah ditangkap dan dibawa ke Jakarta. Sedang sang pejabat belum bisa diamankan karena penyidik KPK dihalang-halangi massa pendukungnya.

(vid/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close