detikcom
Rabu, 27/06/2012 21:38 WIB

Mantan Menhub Giri Suseno Dimakamkan Besok di San Diego Hills

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Mantan Menteri Perhubungan era Presiden Soeharto Giri Suseno tutup usia. Giri akan dimakamkan besok di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Pantauan detikcom, Rabu (27/6/2012) di rumah duka Jl Cipinang elok 1, blok U No 1 Cipinang Jaya , Jakarta Timur, para sahabat dan kerabat mulai berdatangan. Salah satu kerabat yang datang adalah Menteri ESDM Jero Wacik yang tiba pukul 20.30 WIB.

Dengan menggunakan jas abu-abu dan kemeja putih, Jero langsung masuk ke dalam rumah dan berdiri disamping jenazah almarhum. Sejumlah karangan bunga juga tampak terpampang di depan rumah duka. Diantaranya dari Jero Wacik sendiri dan Menteri Perhubungan EE Mangindaan.

Giri Suseno meninggal pukul 17.10 WIB di RS Mitra Internasional Ramsey, Jakarta Timur. Giri akan diberangkatkan menuju San Diego Hills pukul 13.30 WIB dan pada pukul 15.00 WIB akan dilakukan upacara pemakaman terlebih dahulu.

Kakak Giri, Kisdarjono (76) mengatakan adiknya telah lama menderita kanker prostat. Kondisinya terus menurun setelah dijetahui panyakitnya berkembang ke tukang hingga ke paru-parunya.

"Maka perkembangannya menjadi cepat, terutama minggu-minggu kemarin," ujar Kis yang merupakan kakak kedua Giri.

Giri sendiri anak ke empat dari lima bersaudara. Giri meninggalkan istri, 3 anak, dan 5 cucu. Kis mengaku dirinya tidak mendapat pesan-pesan dari sang adik sebelum meninggal.

"Kepada saya tidak ada, kepada putri dan istrinya ada. Terakhir komunikasi verbal 2 hari lalu sampai tadi pagi terakhir tidak bisa komunikasi lagi," jelasnya.

(edo/mpr)



Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel