detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 07:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 27/06/2012 16:39 WIB

Unta Koleksi Kebun Binatang Solo Melahirkan

Muchus Budi R. - detikNews
Solo - Salah satu induk betina unta di Kebun Binatang Solo atau Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo melahirkan seekor bayi betina. Kehadiran anak unta tersebut menambah koleksi unta TSTJ menjadi enam ekor.

Unta induk bernama Jessy melahirkan seekor anak betina pada Rabu (27/6/2012) pagi di kandangnya. Bayi yang dilahirkan seberat 10 kg dan dalam kondisi sehat. Beberapa saat setelah kelahiran, anak unta tersebut segera menyusu ke induknya dan mulai belajar berjalan dan mengenali lingkungannya.

Menurut salah seorang petugas di TSTJ, Jessy telah melahirkan untuk ketujuh kalinya. Namun ketujuh anak Jessy tidak semua dipelihara atau dikoleksi di TSTJ. Beberapa anak hewan padang pasir tersebut diantaranya dikoleksi taman satwa atau kebun binatang lain, dengan model pertukaran koleksi hewan.

Dengan kelahiran anak ketujuh Jessy, saat ini koleksi unta milik TSTJ kembali berjumlah enam ekor. Sebelumnya salah satu unta koleksi TSTJ berkurang satu karena mati diterkam oleh singa koleksi TSTJ yang lepas dari kandangnya, beberapa bulan lalu.

Kelahiran bayi unta tersebut menjadi perhatian para pengunjung taman yang berada di tepi Bengawan Solo tersebut. Para pengunjung yang cenderung meningkat seiring liburan sekolah, merasa mendapat hiburan tersendiri dengan kelahiran unta yang belum diberi nama itu.

Namun karena ada kelahiran bayi, layanan khusus bagi penonton yang hendak naik unta keliling taman ditiadakan. "Setiap ada kelahiran bayi, unta-unta lainnya biasanya menjadi menjadi gelisah dan sulit dikendalikan. Untuk sementara ini semua unta dikandangkan dulu, tidak digunakan untuk melayani pengunjung yang hendak naik berkeliling," ujar Wisnu, salah seorang petugas.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mbr/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%