detikcom
Rabu, 27/06/2012 16:16 WIB

2 Kompi Polisi Bubarkan Konvoi Ormas Bersenjata Tajam di Ciputat

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Polisi membubarkan konvoi ormas yang membawa senjata tajam di kawasan Ciputat. Konvoi kelompok bersenjata tajam ini sempat membuat pengguna jalan takut melintasi kawasan ini.

"Sudah kita bubarkan, kekuatan kita ada dua kompi," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto kepada detikcom, Rabu (27/6/2012).

Imam mengatakan, massa ini datang dari kawasan Pondok Aren. Mereka baru saja pulang dari pemakaman rekannya yang tewas akibat dibunuh anggota ormas lainnya. Mereka kemudian bergerak dari lokasi pemakaman menuju Ciputat untuk memburu ormas yang diduga menghabisi rekannya.

"Mereka mau mencari ormas yang melakukan penusukan itu kemari," katanya.

Menurut informasi, massa bergerak secara bergerombol di Jalan Raya Ciputat. Mereka membawa bambu, kayu, balok dan senjata tajam. Peristiwa ini membuat takut para pengendara jalan. Mereka khawatir kendaraan mereka menjadi sasaran amukan anggota ormas tersebut.

Sebelumnya, tawuran antar organisasi massa terjadi pada Rabu (27/6) pukul 03.00 WIB di pasar Cipadu Tangerang atau tepatnya di komplek Pajak Cipadu. Akibat ricuh ini satu unit mobil dan satu sepeda motor rusak berat.

Puluhan anggota ormas mendatangi rumah salah seorang warga dan merusak mobil dan motor yang dimiliki oleh seorang pemilik rumah. Banyaknya orang yang menduduki Jalan Pajak, Cipadu membuat warga yang hendak lewat menjadi terhambat.

Ricuh tersebut dipicu oleh penusukan salah seorang pemuda bernama Icu di Pondok Aren. "Informasi yang kami terima tawur itu diawali penusukan di Pondok Aren. Atas nama (korban) Icu," ujar Aiptu M Supriyatin, petugas Mapolsek Pondok Aren kepada detikcom, Rabu (27/6/2012) pagi.



Ikuti topik-topik hangat hari ini di "Reportase Siang", pukul 10.30 WIB, hanya di Trans TV.

(nal/nwk)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    60%
    Kontra
    40%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close