Rabu, 27/06/2012 13:06 WIB
Eksekusi Rumah di Makassar Ricuh, Massa Perang Batu
Peristiwa terjadi di Jalan Abdul Kudus, kelurahan Barombong, kecamatan Tamalate, Makassar, Rabu (27/6/2012). Kericuhan dipicu pembongkaran rumah oleh pihak pemohon saat tim juru sita Pengadilan Negeri Makassar akan melakukan eksekusi.
Dua kelompok massa terlibat perang batu di sekitar lokasi sengketa. Kelompok pihak termohon yang mayoritas kaum ibu-ibu ini melempari kelompok pemohon yang hendak mengosongkan rumah panggung tersebut.
Untungnya personel Polsek Tamalate segera turun tangan mengamankan situasi. Dalam kawalan aparat kepolisian, pihak pemohon dapat mengosongkan rumah.
Hingga saat ini, puluhan petugas kepolisian masih berjaga-jaga di sekitar lokasi. Pihak polisi masih mengkhawatirkan terjadinya bentrokan susulan antar dua kelompok keluarga ini.
Konflik lahan seluas 270 meter persegi dua keluarga bermula sejak tahun 1982. Rumah ini ditempati oleh keluarga Jumariah Daeng Ngugi. Pihak Jumariah dikalahkan oleh pihak keluarga Tohfah Daeng Fuji, berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Makassar tahun 2010 lalu.
(mna/try)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Polri Tugasnya untuk Kemanusiaan, Bukan Berbisnis!
651 share this. -
Wanita Muda di Semarang Ditemukan Tewas dengan Luka di Tubuhnya
498 share this. -
Korea Utara Kembali Uji Rudal Jarak Pendek Keempatnya
350 share this. -
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
292 share this. -
Pencopet Tewas Tertabrak Busway usai Beraksi di Bogota
272 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 20/05/2013 10:25 WIB
Fathanah Mengaku Beri Sumbangan, PKS Yakin Dana Partai Bersih
-
Senin, 20/05/2013 10:21 WIB
Polisi Temukan Rp 17.4 Juta Uang Palsu dari Tukang Bangunan di Jaktim
-
Senin, 20/05/2013 10:21 WIB
Delegasi 21 Negara Berkumpul di Makassar Bahas Perubahan Iklim dan Perdamaian Dunia
-
Senin, 20/05/2013 10:16 WIB
Setelah Dahlan Iskan, Kini Mahfud MD Jadi Bintang Iklan Jamu
-
Senin, 20/05/2013 10:11 WIB
21 Negara Bertemu di Makassar Bahas Perdamaian dan Perubahan Iklim Dunia
-
Senin, 20/05/2013 08:45 WIB
Menolak KJS, 50 Dokter Indonesia Bersatu Demo di Bundaran HI
-
Senin, 20/05/2013 08:51 WIB
Sidak di Lapas Sukamiskin, Ada iPad di Sel Andrian Waworuntu
-
Senin, 20/05/2013 07:21 WIB
Kisah Luthfi Hasan di Tukang Cukur
-
Senin, 20/05/2013 08:17 WIB
Mobil Pajero Sport Milik Luthfi yang Disita KPK Pakai Nopol Palsu?
-
Senin, 20/05/2013 07:41 WIB
Jimat Aneh Raja Klewang
-
Senin, 20/05/2013 09:40 WIB
Perempuan Fathanah, Tri Kurnia Puspita Hadir di KPK
-
Senin, 20/05/2013 09:03 WIB
Ini 3 Hakim Agung yang Kalahkan Konglomerat Swedia Pemilik IKEA
-
Senin, 20/05/2013 08:27 WIB
Pengacara Akan Tanya Luthfi di Guntur Soal Arti Fushtun dan Jawi Syarkiyah
-
348 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
-
211 Komentar
-
209 Komentar
-
208 Komentar
-
201 Komentar
-
173 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,837.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 07:09 WIB
Rumah Luthfi Hasan Resmi Disegel KPK
-
Senin, 20/05/2013 06:10 WIB
13 Korban Tewas Runtuhan Tambang Freeport Papua Berhasil Dievakuasi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


.gif)





_5.gif)






Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.

