detikcom
Rabu, 27/06/2012 12:06 WIB

Janji Cawagub 'Masuk Pantai Ancol Gratis' Disambut Penggugat

Andi Saputra - detikNews
Salah satu sudut Pantai Ancol (rachman/detikcom)
Jakarta - Gugatan 3 warga Jakarta yang meminta masuk pantai Ancol gratis direspons Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Didik J Rachbini. Didik menjanjikan masuk pantai pantai Ancol gratis jika terpilih jadi wakil gubernur. Penggugat pun mendukung Didik secara visi dan gagasan, tidak secara politis.

"Karena visi dan gagasannya sama dan sejalan pasti kita dukung. Tapi tidak secara politik," kata kuasa hukum penggugat Ancol, Fahmi Syakir saat dihubungi detikcom, Rabu (27/6/2012).

Menurut Fahmi, gagasan yang sama tersebut hanyalah kebetulan semata dan tidak ada main mata. Hal ini menunjukkan ide masuk Pantai Ancol gratis merupakan gagasan yang diterima semua pihak.

"Siapa pun orangnya, silakan saja menggratiskan Pantai Ancol. Tidak ada hubungannya dengan politik karena pada dasarnya pantai adalah fasilitas publik yang harus bisa dinikmati secara gratis," ujar Fahmi.

Seharusnya, lanjut Fahmi, gagasan ini harusnya didukung oleh semua calon. Sebab pantai sudah selayaknya dapat dinikmati gratis.

"Seharusnya yang lebih berpeluang bisa menggratiskan adalah Fauzi Bowo karena dia saat ini adalah Gubernur. Kalau Foke yang bilang, bukan janji lagi. Kalau yang belum menjadi Gubernur kan itu namanya masih janji," ujar Fahmi.

Seperti diketahui, Didik berjanji untuk menggratiskan kawasan wisata pantai Ancol. "Pemprov DKI harus membuka akses masyarakat ke Pantai Ancol dan pantai-pantai lainnya di pantai utara Jakarta secara gratis," ujar Didik.

Gagasan Didik ini seakan sejalan dengan gugatan Fahmi yang menjadi kuasa hukum atas 3 warga Jakarta yaitu Ahmad Taufik, Abdul Malik Damrah, dan Bina Bektiati. Ketiganya merasa tiket masuk Pantai Ancol mencekik leher sehingga ketiganya menggugat Pemprov DKI Jakarta dan pengelola Pantai Ancol.

Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Menanggapi hal ini, manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) belum mengetahui adanya rencana ini. Bahkan, selama ini memang belum ada rencana untuk menggratiskan pantai di bagian utara Jakarta tersebut.

"Saya belum tahu (rencana menggratiskan pantai Ancol). Saya nggak ngerti soal itu," kata Metty Yan Harahap, Corporate Communication Manager PT Taman Impian Jaya Ancol, Rabu (27/6/2012).

(asp/nwk)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel