Detik.com News
Detik.com

Selasa, 26/06/2012 21:14 WIB

Terkait Kasus Suap, KPK Buru Bupati Buol

Rachmadin Ismail - detikNews
Terkait Kasus Suap, KPK Buru Bupati Buol
Jakarta - KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap seorang pengusaha sawit di Buol, Sulteng. Selain sang pengusaha, KPK juga masih memburu seorang penyelenggara negara. KPK menyebut yang diburu itu Bupati Buol Amran Batalipu.

"Hari ini kita melakukan konferensi pers sehubungan dengan operasi tangkap tangan.
Operasi ini melibatkan orang yang diduga sebagai Bupati Buol," tutur Ketua KPK Abraham Samad dalam konferensi pers di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Selasa (26/6/2012).

Di tempat yang sama, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menambahkan, sejauh ini KPK baru menetapkan si pengusaha berinisial A sebagai pemberi suap dan sudah menjadi tersangka. Mengenai bagaimana perkembangan kasus ini, termasuk pengejaran Bupati Buol akan diberitahukan dalam 1 x 24 jam ke depan.

"Ini terkait dengan proses penerbitan hak-nya. Hak-nya apa sedang ditelusuri," ujar Bambang.

Bambang menjelaskan, kasus ini masih terus diungkap. Ada pihak-pihak lain yang masih dikejar. Untuk pengusaha ini dijerat dengan pidana UU Tipikor, pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b. Atau pasal 13 jo 55 ayat.

"Ada uang jumlah tertentu yang ditelusuri lebih lanjut yang berkaitan dengan hak lahan," terangnya.

Uang suap diberikan sang pengusaha kepada pejabat di Buol, terkait izin konsesi lahan. KPK terus mengusut keterlibatan pihak-pihak terkait. Penangkapan atas pengusaha ini dilakukan siang tadi.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/fjr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%