Selasa, 26/06/2012 21:07 WIB

KPK: Operasi Tangkap Tangan di Buol Sukses Atas Dukungan Polri

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - KPK menangkap tangan pelaku penyuapan atas pejabat di Buol, Sulteng. KPK kini sudah menahan pengusaha kelapa sawit berinisial A. Namun dalam operasi itu, pendukung pejabat itu hampir menciderai penyidik KPK. Beruntung ada dukungan Polri sehingga operasi bisa berjalan.

"Operasi ini berhasil dilakukan karena dukungan dari partipasi publik. Kami bekerjasama dengan lembaga penegak hukum lain. Dukungan dari Kapolri, Kapolda, dan Polres. Kapolres Buol dan Toli-toli," terang Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (26/6/2012).

Penangkapan atas pengusaha A itu sukses dilakukan. Namun kala hendak meringkus sang pejabat, massa pendukungnya menghalangi penyidik KPK. Penyidik mesti mundur dan kemudian meminta bantuan Polri.

"Hampir saja menciderai penyidik KPK. Bahkan salah satu kendaraan yang dipakai menjadi rusak," terang Bambang.

Sang pejabat belum berhasil ditangkap. Namun sang pengusaha dengan barang bukti sejumlah uang sudah diamankan dan dibawa ke Palu.



Per-1 Juni, PT.KAI Commuter Jabodetabek berlakukan tarif progresif. Selengkapnya di "Reportase Malam", pukul 02.52 WIB, hanya di Trans TV.

(mad/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    61%
    Kontra
    39%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel