detikcom
Selasa, 26/06/2012 11:59 WIB

Kunjungi Pasar Jongkok Semper, Jokowi Beli Tempe Rp 100 Ribu

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Calon gubernur (Cagub) DKI Joko Widodo (Jokowi) kembali melanjutkan kampanyenya. Kali ini Jokowi mendatangi Pasar Jongkok di kawasan Semper, Jakarta Utara. Di pasar itu Jokowi membeli 5 tempe dan membayar Rp 100 ribu.

Jokowi datang ke pasar itu pada Selasa (26/6/2012) pukul 11.40 WIB. Dia didampingi puluhan simpatisannya yang mengenakan kaos bergambar Jokowi dan Ahok yang menjadi pasangannya dalam pilgub DKI 2012. Jokowi kemudian masuk ke dalam pasar tesebut.

Pasar Jongkok bukanlah pasar permanen yang besar. Para pedagang berjualan di gang-gang sepit. Para pembeli harus melewati gang itu untuk membeli kebutuhannya. Jokowi berjalan ke arah pedagang tempe di pasar itu. Dia membeli lima tempe dan menyerahkan uang Rp 100 ribu kepada pedagang wanita itu.

"Kok bayarnya Rp 100 ribu Pak ?" tanya wartawan.

"Ya namanya orang beli kan harus bayar, selain itu saya memang suka tempe dan tahu," kata Jokowi yang mengenakan kemeja kotak-kotak yang sering digunakannya untuk kampanye.

Jokowi menjelaskan dirinya memilih kampanye dari kampung ke kampung dan juga mengunjungi pasar. Dengan hal itu dia bisa melihat realitas dan kondisi rill di lapangan.

"Ya pokoknya kampung ke pasar, pasar ke kampung bolak balik saja," kucapnya.

Jokowi mengatakan kampanye di gedung atau di lapangan menimbulkan jarak dengan masyarakat. Dengan berdialog langsung maka jarak itu akan hilang dan semua problem yang dihadapi masyarakt bisa didengar.

"Ya memang capek, tapi nanti warga bisa lihat siapa yang mau turun langsung," ucap Jokowi.



Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV

(nal/vta)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%