detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 23:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 26/06/2012 10:10 WIB

Dikira akan Demo Wapres, Mahasiswa yang Berangkat KKN Dicegat Polisi

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Polisi menahan sementara mahasiswa karena menduga mahasiswa tersebut hendak mendemo Wapres Boediono (m nur abdurrahman-detikcom)
Makassar - Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berkonvoi dengan sepeda motor dicegat oleh pengamanan polisi yang berjaga di sekitar lokasi kunjungan Wapres Boediono di Daya, Makassar, Selasa (26/6/2012).

Puluhan mahasiswa yang menggunakan jas almamater warna jingga tersebut sebenarnya merupakan rombongan KKN yang hendak menuju kota Pare-pare, Sulawesi Selatan.

Agus, mahasiswa Fakultas Teknik UNM yang ditemui detikcom menyebutkan ia bersama rombongannya hendak berangkat ke lokasi KKN di Pare-pare dengan menggunakan sepeda motor. Selain rombongan sepeda motor, puluhan mahasiswa KKN UNM lainnya diberangkatkan dengan menggunakan bus kampus.

Sementara menurut Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasiah yang ditemui detikcom beralasan para mahasiswa UNM diamankan sementara untuk menghindari anggapan bahwa mereka hendak berdemonstrasi menolak kedatangan Wapres Boediono dari pengamanan anggota TNI-Polri yang berjaga di sekitar Bandara Makassar.

"Kita meminta pihak mahasiswa agar menunggu sejenak setelah rombongan Wapres melintas keluar dari bandara dan kami menghindari anggapan petugas lainnya yang mengira mereka akan berdemo menentang kedatangan Wapres," ungkap Kompol Mantasiah.

Sementara itu, pengamanan kunjungan Wapres dalam rangka peringatan Hari Anti Narkoba Internasional dan peresmian Balai Rehabilitasi BNN di Baddoka, Makassar, dijaga ketat sekitar 5.400 personel TNI-Polri. Di beberapa obyek vital dijaga personel TNI bersenjata lengkap dan dilengkapi dengan mobil panser.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mna/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
88%
Kontra
12%