detikcom
Selasa, 26/06/2012 10:10 WIB

Dikira akan Demo Wapres, Mahasiswa yang Berangkat KKN Dicegat Polisi

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Polisi menahan sementara mahasiswa karena menduga mahasiswa tersebut hendak mendemo Wapres Boediono (m nur abdurrahman-detikcom)
Makassar - Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berkonvoi dengan sepeda motor dicegat oleh pengamanan polisi yang berjaga di sekitar lokasi kunjungan Wapres Boediono di Daya, Makassar, Selasa (26/6/2012).

Puluhan mahasiswa yang menggunakan jas almamater warna jingga tersebut sebenarnya merupakan rombongan KKN yang hendak menuju kota Pare-pare, Sulawesi Selatan.

Agus, mahasiswa Fakultas Teknik UNM yang ditemui detikcom menyebutkan ia bersama rombongannya hendak berangkat ke lokasi KKN di Pare-pare dengan menggunakan sepeda motor. Selain rombongan sepeda motor, puluhan mahasiswa KKN UNM lainnya diberangkatkan dengan menggunakan bus kampus.

Sementara menurut Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Mantasiah yang ditemui detikcom beralasan para mahasiswa UNM diamankan sementara untuk menghindari anggapan bahwa mereka hendak berdemonstrasi menolak kedatangan Wapres Boediono dari pengamanan anggota TNI-Polri yang berjaga di sekitar Bandara Makassar.

"Kita meminta pihak mahasiswa agar menunggu sejenak setelah rombongan Wapres melintas keluar dari bandara dan kami menghindari anggapan petugas lainnya yang mengira mereka akan berdemo menentang kedatangan Wapres," ungkap Kompol Mantasiah.

Sementara itu, pengamanan kunjungan Wapres dalam rangka peringatan Hari Anti Narkoba Internasional dan peresmian Balai Rehabilitasi BNN di Baddoka, Makassar, dijaga ketat sekitar 5.400 personel TNI-Polri. Di beberapa obyek vital dijaga personel TNI bersenjata lengkap dan dilengkapi dengan mobil panser.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mna/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%