detikcom
Selasa, 26/06/2012 10:02 WIB

Mesin Pemanas Kopi PT Torabika Tangerang Meledak, 1 Orang Tewas & 2 Luka

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Mesin pemanas kopi di PT Torabika, Jl Raya Serang, Sukadami, Cikupa, Kabupateng Tangerang tiba-tiba meledak. Ledakan menyebabkan tembok di dekat mesin itu roboh dan melukai 3 pegawai. 1 Di antaranya tewas.

"Itu kecelakaan kerja kemarin. Dilaporkan ke kita terjadi ledakan. Kita ke sana dan melakukan pengecekan," kata Kapolsek Cikupa, Kompol Arlan, saat dihubungi detikcom, Selasa (26/6/2012).

Menurut Arlan, ledakan berasal dari mesin pemanas di perusahaan tersebut. Polisi masih menyelidik penyebab mengapa mesin itu meledak. 2 Karyawan yang mengalami luka akibat robohan tembok tersebut dibawa ke RS Insani. Sementara yang tewas dibawa ke RSUD Tangerang.

"Karena apa rusaknya, belum bisa dikatakan. Yang menangani Polres Kabupaten Tangerang," ungkapnya.

Sementara itu, informasi humas Polda Metro Jaya dijelaskan korban tewas 1 orang dan luka-luka 3 orang. Korban tewas bernama Dedi Gunardi (26). Sedangkan korban luka, Nada Irawan (30), Syahrono (19), dan Andi (19).

Seorang saksi, Wahyudin (35), yang merupakan seorang pengawas di perusahaan tersebut mengatakan kecelakaan kerja terjadi karena mesin pemanas kopi yang sedang dioperasikan tiba-tiba meledak. Ledakan tersebut melukai para korban.

Korban Dedi Gunardi mengalami luka cukup parah. Sedangkan tiga rekannya mengalami luka ringan. Keempatnya lantas dibawa ke RS Arya Medika. Namun karena luka yang cukup parah, Dedi Gunardi meninggal dunia di RS Arya Medika.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gus/vta)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%