Selasa, 26/06/2012 04:10 WIB
Polisi Berhasil Identifikasi Pemukul Eks Gubernur Aceh Irwandi Yusuf
"Sudah diidentifikasi dan menunggu pengembangan saja dari olah tkp dan saksi mata," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Gustav Leo, saat dihubungi detikcom, Senin (25/6/2012) malam.
Gustav tidak merinci kelompok atau pelaku pemukulan terhadap Irwandi tersebut. "Masih dievaluasi, kita tidak bisa buru-buru. Harus hati-hati," terangnya.
Akibat pemukulan tersebut, Irwandi mengalami lebam di sekitar wajah. Kacamata yang dikenakannya saat itu rusak terkena tinju pelaku dan saat ini menjadi barang bukti.
Saat detikcom mencoba mengkonfirmasi insiden tersebut kepada Irwandi, tidak ada jawaban dari nomor yang dituju tersebut.
Pelantikan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2012-2017, dihadiri Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Pasangan Partai Aceh ini memperoleh suara terbanyak.
Disusul dengan pasangan Irwandi Yusuf dan Muhyan Yunan yang maju dari jalur independen, urutan ketiga pasangan Muhammad Nazar-Nova Iriansyah yang didukung oleh Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai SIRA, di urutan keempat pasangan Darni M Daud- Fauzi dan di urutan terakhir pasangan Teungku Ahmad Tajuddin-Suriansyah.
Irwandi mengalami peristiwa naas itu usai keluar dari gedung pelantikan dan hendak menuju mobil yang mengantarkannya sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (25/6). Bukan hanya bogeman, Irwandi juga dicemooh saat meninggalkan ruangan dengan kawalan polisi. Akibat pemukulan tersebut, Irwandi melaporkan ke kepolisian setempat.
Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.
(ahy/ahy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Out Of Control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
456 share this. -
Hujan Diperkirakan Guyur Wilayah Jabodetabek Sore Hingga Malam Hari Ini
438 share this. -
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
426 share this. -
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
407 share this. -
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
390 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 25/05/2013 09:57 WIB
KPK Sudah Periksa Pengusaha Yudi Setiawan Terkait Luthfi
-
Sabtu, 25/05/2013 09:56 WIB
5 Rekam Jejak Darin di Sekolah
-
Sabtu, 25/05/2013 09:47 WIB
KPK: Darin Dipanggil karena Dapat Aliran Uang dari Luthfi
-
Sabtu, 25/05/2013 09:26 WIB
Kasus Pemotongan Kelamin
Pengacara: Sebelum Potong 'Burung', NN Kerap SMS Kalimat Vulgar
-
Sabtu, 25/05/2013 09:14 WIB
Yulia Jenguk Fathanah di Sel, Nasihati Agar Tak Tinggalkan Sefti
-
Sabtu, 25/05/2013 09:07 WIB
Ini Alasan Keluarga Abdul Muhyi Tolak Ajakan Nikah NN
-
Sabtu, 25/05/2013 09:26 WIB
Pengacara: Sebelum Potong 'Burung', NN Kerap SMS Kalimat Vulgar
-
Sabtu, 25/05/2013 09:05 WIB
Yulia Jenguk Fathanah di Sel, Nasihati Agar Tak Tinggalkan Sefti
-
Sabtu, 25/05/2013 08:13 WIB
Masuk Daftar Terima Aliran Dana Fathanah, Ini Penjelasan Yulia Puspitasari
-
Sabtu, 25/05/2013 08:33 WIB
Masuk Daftar Terima Aliran Dana Fathanah, Yulia Sudah Diperiksa KPK
-
Sabtu, 25/05/2013 07:11 WIB
3 'Serangan' Fahri Hamzah ke KPK di Kasus Suap Daging Impor Sapi
-
Sabtu, 25/05/2013 08:40 WIB
Kendali Arah Bandara Soetta Rusak, Jadwal Penerbangan Tertunda
-
Sabtu, 25/05/2013 07:57 WIB
Pimpinan BRI Cabang Palu Ditembak Orang Tak Dikenal
-
550 Komentar
-
367 Komentar
-
253 Komentar
-
206 Komentar
-
205 Komentar
-
145 Komentar
-
145 Komentar
-
137 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 21:01 WIB
Ketua Majelis Hakim Kasus Bioremediasi Chevron Minta Maaf!
-
Jumat, 24/05/2013 20:55 WIB
Keluarga NN datangi Abdul, Ajukan Pernikahan Sebagai Jalan Damai
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
