detikcom
Selasa, 26/06/2012 03:48 WIB

Kecelakaan di Tol Jagorawi, 3 Orang Mengalami Luka

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Kecelakaan antara taksi nopol B 1536 CTA dengan dengan Toyota Camry terjadi di ruas Tol Jagorawi Km 5.400, dari arah Taman Mini ke Cawang. Akibat kecelakaan itu 3 orang mengalami luka.

Menurut keterangan petugas Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC), Heri, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.26 WIB.

Kecelakaan berawal dari taksi yang menabrak pagar pembatas kanan jalan tol, lalu mobil yang ada di belakangnya tidak bisa mengantisipasi dengan baik kendaraanya dan menabrak taksi naas tersebut.

Korban pertama bernama Maradona (29), warga Jl Jambore RT 06/13 Cibubur, mengalami luka berat. Korban kedua bernama Randy Prasetyo (32), warga Jl Kasuari 4 no 8, Jatiwaringin, Pondok Gede, mengalami luka ringan. Kedua korban tersebut merupakan penumpang taksi dan dirujuk ke RS. Sukanto Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

"Satu lagi korban merupakan sopir mobil Camry atas nama Widi Prabowo. Korban mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke Rumah Sakit UKI," kata Heri saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (26/6/2012).

Saat ini mobil yang mengalami kecelakan sudah dalam penanganan petugas Jasa Marga dan dievakuasi ke pos PJR terdekat.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%