Senin, 25/06/2012 18:19 WIB

Hadiri Pelantikan Pejabat Baru, Eks Gubernur Aceh Irwandi Dipukul

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Jakarta - Ada insiden di pelantikan gubernur dan wakil gubernur Aceh di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) atau DPRD. Eks Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, dipukul massa saat meninggalkan lokasi pelantikan.

Informasi dari kepolisian, insiden itu terjadi usai pelantikan, Senin (25/6/2012) sekitar pukul 16.00 WIB. Irwandi dicemooh sekelompok massa saat meninggalkan ruangan dengan kawalan polisi.

"Sesampai di luar, beberapa orang yang tidak dikenal melakukan pemukulan," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Gustav Leo, dalam pesan singkatnya kepada detikcom.

Tidak dijelaskan luka yang dialami Irwandi. Namun anggota Polresta Aceh langsung mengevakuasi mantan petinggi GAM itu dan membawanya ke rumah sakit.

"Saat ini, situasi di DPRA terkendali. Kasusnya masih dalam penyelidikan Polresta," jelasnya.

Pelantikan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2012-2017, dihadiri Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Pasangan Partai Aceh ini memperoleh suara terbanyak. Disusul dengan pasangan Irwandi Yusuf dan Muhyan Yunan yang maju dari jalur independen, urutan ketiga pasangan Muhammad Nazar-Nova Iriansyah yang didukung oleh Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai SIRA, di urutan keempat pasangan Darni M Daud- Fauzi dan di urutan terakhir pasangan Teungku Ahmad Tajuddin-Suriansyah.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
32%
Kontra
68%