Senin, 25/06/2012 15:42 WIB

Chandra Hamzah Memulai Hidup Lebih Sehat

Nurvita Indarini - detikNews
Jakarta - Tanggal 6 Juni 2012 menjadi hari bersejarah bagi Chandra M Hamzah, mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ada apa? Mulai tanggal itu, Chandra berhasil bebas dari kebiasaan buruknya: merokok. Setelah meninggalkan rokok, kini Chandra mengaku lebih segar.

"Sekarang saya merasa lebih segar. Itu saja," kata Chandra saat berbincang-bincang dengan detikcom, Senin (25/6/2012) saat ditanya perasaannya setelah dirinya bisa meninggalkan kebiasaannya merokok.

Chandra merupakan salah seorang yang sukses berhenti merokok dalam waktu yang cepat. Dia butuh waktu seminggu untuk mempertimbangkan dan memikirkan untuk berhenti. "Saya ingin hidup lebih sehat," kata Chandra tentang motivasi berhenti merokok.

Setelah seminggu memikirkan, dia pun berniat dan bertekad untuk benar-benar meninggalkan rokok pada 5 Juni. "Tanggal 5 Juni malam saya putuskan (untuk berhenti merokok), tanggal 6 Juni pukul 00.00 WIB saya langsung berhenti merokok. Alhamdulillah sampai sekarang tidak merokok lagi," ujar pria kelahiran Jakarta 25 Februari 1967.

Keputusan Chandra untuk bisa meninggalkan rokok dalam waktu cepat memang cukup mengejutkan. Maklum, selama ini banyak orang mengaku sulit meninggalkan rokok, bahkan gagal. Apalagi, selama ini Chandra juga dikenal sebagai perokok berat.

"Saya dulu bisa menghabiskan rokok 3 sampai 4 bungkus per hari," ujar mantan aktivis saat masih menjadi mahasiswa UI beberapa tahun lalu itu.

Saat ditanya bagaimana trik dirinya bisa berhenti merokok dalam waktu cepat, Chandra mengaku tidak memiliki trik khusus. Dia bisa berhenti merokok karena memiliki tekad yang kuat. "Saya ingin hidup lebih sehat. Ya sudah, saya berhenti saja," jelas pendiri kantor hukum Assegaf Hamzah & Partners itu.



(vit/asy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    75%
    Kontra
    25%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel