detikcom
Senin, 25/06/2012 15:15 WIB

Jokowi Cabuti Atribut Kampanye Dirinya di Kawasan Bioskop Megaria

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Calon Gubernur Jakarta dari PDIP dan Gerindra, Jokowi mencabuti atribut kampanye dirinya sendiri di depan Bioskop Metropole Megaria, Jakarta Pusat. Hal ini disebabkan Jokowi tak ingin kampanyenya mengotori Jakarta.

"Saya yakin rakyat Jakarta cerdas untuk memilih bukan karena banyaknya spanduk, tapi dari visi dan misi. Bagaimana mau menata kota tapi memulainya dengan mengotorinya," kata Jokowi sambil mencabuti bendera-bendera kecil bergambar dirinya dan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama di depan Bioskop Megaria, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2012).

Jokowi yang didampingi puluhan kadernya juga mencabuti spanduk dan juga selebaran-selebaran yang ditempel di tembok-tembok di kawasan Megaria. Para simpatisan ini kompak mengenakan kemeja kotak-kotak seperti yang dikenakan Jokowi.

"Bukan dicopot, tapi menata spanduk. Karena relawan dan kader terlalu semangat. Saya sarankan ini dipasang di rumah-rumah saja, supaya tidak mengotori kota," katanya.

Jokowi menjelaskan, dirinya tidak menggelar kampanye terbuka. Menurutnya kampanye yang dilakukannya adalah dengan melihat kondisi warga langsung di lapangan kemudian menyampaikan program-programnya.

"Namanya kampanye safari jalan kaki, kita mendatangi warga," katanya.

Jokowi mengatakan, dengan datang dari kampung ke kampung dirinya bisa menyerap langsung aspirasi masyarakat. "Tadi kita sudah jalan dan banyak mendapat masukan seperti ada bapak yang anaknya butuh biaya pendidikan dan ada juga yang warga yang sakit," katanya.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(nal/nwk)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%