Senin, 25/06/2012 15:46 WIB
RUUK DIY Segera Dibahas Lagi
Rapat internal Komisi II, Senin (25/6) ini memutuskan akan segera membahas kelanjutan RUU Keistimewaan DIY. Diharapkan, pembahasan RUUK DIY yang penyelesaiannya telah berlarut-larut ini dapat segera diselesaikan dalam masa persidangan DPR saat ini.
"Kita harapkan RUUK DIY ini dapat segera kita selesaikan dalam masa persidangan saat ini, atau sebelum memasuki masa reses sebelum 16 Juli 2012," ujar Ketua Komisi II Agun Gunandjar Sudarsa di ruang kerjanya.
Agun mengatakan, kesimpulan dalam rapat internal Komisi II itu di antaranya juga akan menugaskan tim kecil untuk pertemu dengan perwakilan pemerintah, Mendagri, dan Mensesneg bersama gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, untuk membahas penyelesaian RUUK DIY ini.
"Tim kecil Komisi II akan melakukan pertemuan dengan Pemerintah dan Sri Sultan X untuk membahas penyelesaian RUUK DIY. Soal tempat nanti fleksibel, bisa di DPR atau di luar kompleks parlemen," ujar politisi Golkar ini.
Dalam kesempatan ini, Agun tidak membantah bahwa hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut pertemuan antara Presiden SBY dan Sri Sultan Hamengku Buwono X, tiga minggu lalu, yang membahas hal ini.
"Kan kita sudah mendengar dari hasil pertemuan antara Presiden SBY dan Sri Sultan HB X sebelumnya, sikap pemerintah sepertinya sudah moderat terkait penyelesaian RUUK DIY tersebut. Sehingga kita perlu dengarkan hal itu, sebenarnya seperti apa kemajuan yang dicapai untuk penyelesaian RUUK DIY tersebut," tegasnya.
Reportase Sore
(nwk/nwk)
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Alat Pemantau Gempa di Gunung Dicuri, Keselamatan Masyarakat Terancam
812 share this. -
Istri Fathanah Sefti Kini Banjir Job Main FTV
654 share this. -
Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan 170 Kg Ganja di Aceh
515 share this. -
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
503 share this. -
Alat Pemantau Gempa di Gunung Bromo Hingga Merapi Juga Pernah Dicuri
494 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 15:53 WIB
Mediasi Mahasiswa dan Wartawan Terlibat Bentrok, Berakhir Tanpa Solusi
-
Kamis, 23/05/2013 15:50 WIB
Darin Diperkirakan Dinikahi Luthfi Saat Umur 18 Tahun
-
Kamis, 23/05/2013 15:46 WIB
Jika Dipanggil KPK Lagi, Darin Tetap Tak Mau Datang
-
Kamis, 23/05/2013 15:43 WIB
Rekomendasi Komnas HAM Tak Bisa Hentikan Penggusuran di Pulogadung
-
Kamis, 23/05/2013 15:34 WIB
Pukul Wartawan, Mahasiswa Trisakti Ardinal Ternyata Bukan Anak Jenderal
-
Kamis, 23/05/2013 14:28 WIB
Sesal Ibunda Darin Kepada Luthfi Hasan
-
Kamis, 23/05/2013 14:09 WIB
3 Janji Wah 'Papa' Luthfi untuk 'Mama' Darin
-
Kamis, 23/05/2013 15:28 WIB
Ke Rumah Darin, Luthfi Minta Pijat
-
Kamis, 23/05/2013 14:54 WIB
Ditanya Panggilan 'Papa-Mama' Darin dan Luthfi, Ibunda Tertawa
-
Kamis, 23/05/2013 15:26 WIB
Isu Darin & Aliran Uang Fathanah Merebak, Ini Tanggapan Resmi PKS
-
Kamis, 23/05/2013 15:34 WIB
Pukul Wartawan, Mahasiswa Trisakti Ardinal Ternyata Bukan Anak Jenderal
-
Kamis, 23/05/2013 15:06 WIB
Rumah Luthfi di Kebagusan Jadi Hadiah untuk Darin?
-
Kamis, 23/05/2013 14:36 WIB
Polisi: Penebar Ranjau Paku yang Dikeroyok Warga di Roxy Tukang Tambal Ban
-
563 Komentar
-
363 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
-
211 Komentar
-
162 Komentar
-
146 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 14:18 WIB
Luthfi Hasan Tak Pernah Dikenalkan ke Kerabat Darin Mumtazah
-
Kamis, 23/05/2013 14:13 WIB
Pilot Resign di Masa Kontrak, Lion Air Gugat Rp 117 Miliar
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer














Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
