detikcom
Senin, 25/06/2012 14:54 WIB

Diduga Bawa Sabu, Anggota DPRD Sulut Ditangkap di Bandara Sam Ratulangi

Asrar Yusuf - detikNews
Manado - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Akbar Datunsolang, ditangkap polisi di Bandar Udara Sam Ratulangi. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini tertangkap tangan membawa dua paket bungkusan warna putih bening yang disisipkan diantara beberapa kaset VCD.

Penangkapan dipimpin langsung Kasat Narkoba Polresta Manado Kompol WG Janis bersama 9 anggotanya setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. Akbar sendiri tiba di Manado dengan menumpang pesawat Lion Air dari Jakarta, Senin (25/6/2012) pukul 02.00 WITA.

"Dia sendirian saja, tidak ditemani siapa-siapa saat penangkapan," ujar Janis kepada detikcom, Senin (25/6/2012) siang.

Dua security Bandar Udara Sam Ratulangi, Rezza Hippi dan Recky Makagiansar turut serta sebagai saksi ketika dilakukan penggeledahan barang-barang bawaan anak Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Hamdan Datunsolang.

"Kami hampir tidak yakin karena seluruh barang sudah digeledah, tapi tidak ditemukan. Ternyata paketnya disisipkan di dalam tumpukan VCD," terangnya lagi.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Amran Ampulembang saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap anggota DPRD Sulut.

"Dia (Akbar) masih dalam pemeriksaan. Memang dari tangannya didapat dua paket itu. Diduga sabu," kata Ampulembang.

Dia juga mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Balai Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BPOM) terhadap barang bukti yang ditemukan.

"Kita tunggu saja dulu hasilnya, kalau terbukti akan diproses," tandas mantan Kapolresta Kendari ini.

(try/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close