Minggu, 24/06/2012 23:32 WIB

Tutup Debat Cagub DKI, Foke dan Alex Saling 'Serang'

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, makin akhir makin memanas. Dalam pernyataan akhir, Cagub Fauzi Bowo mengingatkan seluruh pasangan calon agar jangan sesumbar berjanji karena masalah Jakarta kompleks. Menanggapi itu, Alex Noerdin justru menyindir Foke yang pernah berjanji membenahi Jakarta.

"Harapan dan keinginan publik bukan hal yang sederhana, jadi jangan menyederhanakan masalah di Jakarta. Ini bukan tempat untuk berjanji yang muluk, karena masalah di Jakarta tidak bisa diselesaikan dalam 1 hari, ataupun 3 tahun," tegas Cagub DKI Jakarta, Fauzi Bowo, dalam debat kandidat yang digelar KPU DKI, di Hotel Gran Melia, Jl Rasuna Said, Jaksel, Minggu, (24/6/2012).

Pernyataan Foke itu tentu saja ditunjukan pada semua pasangan calon yang tak henti mengumbar janji selama ajang debat. Namun, rupanya yang lebih merasa tersindir adalah Alex Noerdin, Cagub asal Sumatera Selatan. Dalam kampanyenya Alex selalu berjanji dapat menyelesaikan permasalahan Jakarta dalam 3 tahun.

"Memang tidak boleh asal berjanji, tapi dulu 5 tahun yang lalu ada yang berjanji tapi sampai sekarang tidak ditepati," sindir Alex pada calon incumbent Fauzi Bowo.

Debat kandidat yang secara resmi digelar oleh KPU DKI ini sejak awal memang berlangsung riuh dan memanas. Tidak saja di antara para kandidat, tetapi juga di antara para supporter yang sejak awal meramaikan debat yang ditayangkan secara live di stasiun televisi swasta itu.

Pantauan detikcom, di sela-sela perdebatan, tim pendukung Fauzi Bowo beberapa kali meneriakkan yel-yel, "satu putaran number one is the best". Yel-yel itu disambut oleh para pendukung Hidayat-Didik yang berjumlah sekitar 10 orang dengan teriakan, "Ya Allah ampun ya Allah," Begitu juga dengan tim pendukung calon gubernur dan wakil gubenur lain yang turut meramaikan suasana.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%