Minggu, 24/06/2012 13:29 WIB
Soal Laporan KRL Mania ke KNKT, PT KAI: Apa Relevansinya?
"Silakan saja kalau mau menyurati KNKT. Tapi apa relevansinya," tutur Kepala Humas Daop I KAI Mateta Rizalulhaq ketika dikonfirmasi, Minggu (24/6/2012).
KNKT diketahui merupakan lembaga yang menangani kecelakaan transportasi. Sedangkan pengguna KRL, yang tergabung dalam KRL Mania melaporkan musibah yang menimpa para penumpang yang sifatnya non teknis, seperti penumpang jatuh dari kereta.
Dan poin itulah yang membuat Mateta bingung. Namun dia mempersilakan saja jika ada pengguna KRL yang melapor ke KNKT.
"Kami juga siap seandainya akan dilakukan pemeriksaan oleh KNKT. Mengenai data penumpang yang terkena musibah seperti itu, kami juga ada datanya. Kami juga kan selalu mengutamakan keselamatan penumpang," papar Mateta.
Seperti diberitakan sebelumnya, KRL Mania meminta KNKT melakukan audit atas kebijakan, prosedur, pelatihan, perlengkapan, kesiapsiagaan, dan risk management plan PT Kereta Api Commuter Jabodetabek. Selain itu, regulasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian juga mereka sorot.
"Surat resmi telah kami kirim ke KNKT. Kami meminta mereka turun tangan," ujar juru bicara, KRL Mania, Agam Fatchurrochman, dalam pernyataanya Minggu (24/6/2012). Permintaan itu disampaikan menyusul tewasnya beberapa penumpang KRL, yang menurut Agam terjadi karena karena operasional yang kurang aman.
Berdasarkan catatan KRL Mania, setidaknya terdapat tiga insiden yang menewaskan penumpang yang terjadi pada November 2011 dan Juni 2012. Tiga insiden itu terjadi saat korban menyeberang dari peron untuk transit.
Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv
(fjp/try)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
4.564 Siswa Tak Lulus UN di Sumut
1,926 share this. -
Napi Tato Tweety Jual Sabu: Di Penjara Tak Ada yang Gratis
685 share this. -
Demi Hidup Mewah, Pegawai Bank Rela Alih Profesi Jadi Pengedar Sabu
485 share this. -
PPATK Siap Bantu KPU Awasi Dana Pemilu
447 share this. -
Jokowi Lantik Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Siapa Tergusur?
379 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 10:19 WIB
Eks Anggota Majelis Syuro PKS Suripto Diperiksa KPK Terkait Fathanah
-
Jumat, 24/05/2013 10:18 WIB
Camat Tambora dan Kramat Jati Siap Rumah Dinasnya untuk PKL, Tapi..
-
Jumat, 24/05/2013 10:15 WIB
Kelulusan 99,8%, ICW Pertanyakan Validitas UN
-
Jumat, 24/05/2013 10:09 WIB
5 Pahlawan yang Berani Menggagalkan Aksi 'Penjahat Kelamin'
-
Jumat, 24/05/2013 10:00 WIB
45 Perempuan Bertransaksi dengan Fathanah, Pengacara: Lihat Konteksnya
-
Jumat, 24/05/2013 09:40 WIB
Fathanah: Luthfi Semakin Dikasih Semakin Semangat Urus Kuota Impor Daging
-
Jumat, 24/05/2013 09:43 WIB
Beredar Video Pelaku Seret Tentara Inggris yang Dibunuh Sadis di Jalanan
-
Jumat, 24/05/2013 08:48 WIB
Sefti Sanustika Pernah Suruh Sopirnya Antar Uang ke Luthfi Hasan
-
Jumat, 24/05/2013 09:50 WIB
Luthfi Disebut Kerap Pijat di Rumah Darin, Pengacara Tak Tahu
-
Jumat, 24/05/2013 08:32 WIB
Anak PRT di Tuban Raih Nilai UN Tertinggi se-Jawa Timur
-
Jumat, 24/05/2013 09:53 WIB
Polisi Inggris Tangkap Lagi 2 Orang Terkait Pembunuhan Sadis Tentara
-
Jumat, 24/05/2013 10:00 WIB
45 Perempuan Bertransaksi dengan Fathanah, Pengacara: Lihat Konteksnya
-
Jumat, 24/05/2013 09:57 WIB
Internal PKS Benar-benar Terbelah: Keluar atau Bertahan di Koalisi
-
582 Komentar
-
363 Komentar
-
218 Komentar
-
216 Komentar
-
206 Komentar
-
145 Komentar
-
140 Komentar
-
136 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 08:24 WIB
Online System Garuda di Cengkareng Down, Penumpang Antre Panjang
-
Jumat, 24/05/2013 07:01 WIB
Pelapor Kasus Simulator SIM Jadi Saksi untuk Irjen Djoko
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
